Pemko Kerahkan Lima Bus untuk Pelajar dan Warga

0
378
PULANG SEKOLAH: Pelajar SD menenteng sepatu mereka agar tidak basah usai hujan saat pulang sekolah di kawasan Batu Tiga, Kota Tanjungpinang beberapa waktu lalu. f-adly bara/tanjungpinang pos

Rutenya Senggarang dan Dompak

Pemerintah Kota Tanjungpinang menyediakan lima bus khusus untuk angkutan pelajar dan masyarakat umum. Kelima bus mulai di operasikan tahun ini.

Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah, menjelaskan, dalam beberapa hari ke depan, lima bus bantuan dari Kemeterian Perhubungan RI, akan tiba di Kota Tanjungpinang.

”Lima unit bus tersebut akan di peruntuhkan, untuk pelajar hingga masyarakat yang tinggal di daerah pesisir di Senggarang dan Dompak,” kata Lis kemarin.

Rutenya, untuk masyarakat umum dan pelajar mulai dari kawasan Pasar Lama, Bintancentre-Senggarang. Kemudian, rute kedua dari Pasar Lama, Batu Delapan Atas hingga ke Dompak.

”Lima bus ini untuk memberikan kemudahan masyarakat dalam hal transportasi umum. Ya, seperti warga yang tinggal Dompak dan Senggarang,” kata Lis.

Lima 5 unit bus belum tiba di Kota Tanjungpinang. Walikota sudah menandatangani serah terima bantuan 5 unit bus dari pemerintah pusat itu.

Pada saat itu, Pemko menerima penghargaan Wahana Tata Nugraha dari Kementerian Perhubungan di Hotel Merlin Park, Jakarta pusat, Selasa (31/1).

Awalnya, Pemko Tanjungpinang diberikan bantuan 10 unit bus dari pemerintah pusat.
Tapi, Pemko hanya menerima 5 unit bus saja. Alasannya, karena biaya operasional bus akan menjadi beban Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Tanjungpinang.

”Kita dikasih 10 unit. Intinya, untuk biaya operasioanl menjadi beban APBD. Untuk sementara ini, kita ambil 5 unit dulu. Bukan apa, mengukur kemampuan kita,” tegas dia.

Ia yakin bus bantuan ini sangat bermaaf bagi masyarakat. Terutama nanti mahsiswa dan pelajar, yang sekolah di Senggarang dan Dompak.

”Kita tak boleh memaksakan diri, kita lihat kemampuan keuangan kita, Insya Allah, tahun ini sudah bisa beroperasi busnya,” sebut dia.

Kemudian, untuk pembangunan halte busnya tak lama lagi akan dibangun.

”Haltenya khusus juga beda dengan halte yang bisa. Dinas Perhubungan sudah akan bangun,” tegasnya.

Sekretaris Organda Provinsi Kepri, Syaiful, menambahkan bantuan bus untuk pemerintah daerah, merupakan program pemerintah pusat.

Kalau di Batam nama transportasinya Trans Batam. Kalau di Sumatera Barat, Trans Padang kalau di Jakarta Trans Jakarta.

”Kita minta nama Trans Tanjungpinang,” tegasnya.

Organda nanti minta, pengelola pihak ketiga, supaya menerapkan tiket murah untuk masyarakat.

”Tiketnya untuk pelajar dan masyarakat umum harus murah,” tegasnya.

Ia minta pengelola pihak ketiga yakni, perusahan transportasi angkutan umum, di bawah naungan organda.

”Tak boleh bisik-bisik tetanga, nanti berbahaya. Yang mengelolanya harus propesional,” tegasnya.

Ia minta, setelah busnya datang, baiknya sarana dan prasarana seperti haltenya sudah selesai semuanya.

”Bantuan bus dari pusat sangat terbantu bagi masyarakat kita,” tegasnya.(ABAS-ANDRI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here