Pemko Pertimbangkan Subsidi Pedagang

0
543
SANDI Sawir memotong daging sapi segar yang dijualnya di Pasar Bestari Bincen Tanjungpinang, belum lama ini.f-andri/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – PEMKO Tanjungpinang masih memikirkan untuk memberikan subsidi buat pedagang ternak, guna penyediaan daging sapi segar, menjelang lebaran Idul Fitri. Pasalnya, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemko Tanjungpinang tahun 2018, sudah disahkan. Sementara, subsidi sebesar Rp 5 juta per ekor sapi itu, belum dialokasikan.

”Tapi, kita tetap mencari solusinya. Karena belum kita bahas. Tetap kita bahas bersama dengan stakeholder terkait,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Riono kepada Tanjungpinang Pos, belum lama ini.

Semua ini, kata Riono, atas permintaan dua orang pedagang sapi atau pemotong sapi di Tanjungpinang. Dua pemotong sapi mengajukan hingga meminta kepada pemerintah untuk memberikan subsidi pada daging sapi segar, yang dijualnya di dua pasar tradisional Tanjungpinang.

Baca Juga :  Bunga Hias Dipertanyakan

Baik itu di Pasar Baru dan Pasar Bestari Bintancentre (Bincen) Tanjungpinang. Karena dua orang pemotong sapi, dan sekaligus menjual daging sapi segar serta jeroan di dua pasar tradisional tersebut.

”Subsidi yang diminta dua orang pemotong sapi kisaran Rp 4 juta sampai Rp 5 juta per ekor sapi. Sementara mereka memotong kisaran 45-70 ekor sapi,” terang Riono.

Subsidi yang diminta, lanjut Riono, untuk menutup kerugian yang dialami dua pemotong sapi tersebut. Kerugian yang dialami pada saat bulan puasa hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri nanti.

Baca Juga :  Masih Banyak ASN Nongkrong di Warung Ngopi Saat Jam Dinas

Yang membuat pedagang daging sapi segar, adalah jeroan. Baik itu usus, jantung, babat, hati, limpa hingga tulang sapi. Karena pada saat itu, masyarakat tidak beli hingga mengkonsumsi jeroan sapi. Untuk menutup kerugian yang dialami selama ini, penjual daging sapi segar menaikkan harga daging sapi yang dijualnya.

”Karena jeroan sapi tadi, tidak laku. Tapi, akan kita bahas bersama dulu, seperti apa solusinya,” sebut dia. (ANDRI DS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here