Pemko Sediakan Rumah Singgah di Batam

0
148
Rustam

TANJUNGPINANG – Pemko Tanjungpinang melalui APBD Perubahan 2018 mengalokasikan anggaran penyewaan rumah singgah khusus keluarga dan pasien yang dirujuk ke Batam.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (4/10) siang.

Ia menuturkan, lokasi rumah singgah yang disewa tidak jauh dari Rumah Sakit Embung Fatimah, Batam. Serta tidak begitu jauh dari Rumah Sakit Otorita Batam.

”Ada beberapa rumah yang kemarin kami lihat bersama Ibu Hj Rahma. Mungkin salah satu yang direkomendasikan yang dekat dengan RS Embung Fatimah itu,” ucapnya.

Rustam menuturkan, kepastian pilihan rumah singgah serta teknis pemberian pelayanan ke masyarakat masih akan dibahas bersama wali kota dan wakil wali kota.

Belum dipastikan apakah rumah singgah itu berlaku bagi seluruh pasien rujukan dari Tanjungpinang atau hanya untuk orang tak mampu saja.

”Masih menunggu keputusan nantinya,” ucapnya.

Meski demikian, ia memastikan program rumah singgah, tidak akan menghilangkan program pemeliharaan kesehatan bagi warga tak mampu yang dirujuk ke luar daerah.

Rustam menjelaskan, tetap akan ada untuk membantu biaya transportasi laut, udara maupun biaya makan selama berobat.

”Program biaya pemeliharaan khusus warga tidak mampu. Kalau rumah singgah ini, bisa saja untuk seluruh masyarakat yang dirujuk ke Batam,” ucapnya.

Ia menuturkan, rumah singgah yang dekat dengan Embung Fatimah itu dua lantai dengan lima kamar. Nantinya, salah satu kamarnya digunajan penjaga rumah yang juga merangkap membersihkan lingkungan rumah.

Selain itu, di APBD Perubahan ini diplot pengadaan kendaraan roda empat sebagai alat transportasi pasien dan keluarga pasien di Batam.

Nantinya, mobil itu digunakan untuk menjemput pasien danbkekuarganya. Mukai dari Pelabuhan Punggur, mengantar ke rumah sakit serta membawanya ke rumah singgah bagi pasien yang harus tinggal di Batam.

Ada beberapa faktor yang membuat pasien menginap di Batam, yaitu menunggu jadwal tindakan dari dokter, rawat jalan untuk jangka panjang serta tidak terkejar jadwal kapal Batam-Tanjungpinang di hari itu.

”Jadi kalau memang butuh rumah singgah dan transportasi bagi keluarga rujukan sudah ada nantinya. Terkait realisasinya masih akan dibahas yang pasti setelah APBD Perubahan dijalankan,” ujarnya.

Rustam menuturkan, tahun depan rencananya, Pemko Tanjungpinang juga akan menyediakan rumah singgah di Jakarta.

”Bertahap dulu. Ini kan sesuai dengan janji kampanye wali kota dan wakil wali kota, menyediakan rumah singgah bagi pasien rujukan. Khususnya di Batam dan Jakarta,” paparnya.

Wali Walikota Tanjungpinang Hj Rahma menuturkan, rumah singgah di Batam bukan hanya bagi keluarga tak mampu, namun seluruh masyarakat Tanjungpinang yang dirujuk.

”Jadi kalau dia warga Tanjungpinang yang dirujuk ke Batam bisa menggunakan fasilitas itu,” ucapnya.

Terkait peresmiannya, masih akan dijadwalkan agar masyarakat tahu program dan bukti memenuhi janji kampanye mereka waktu itu. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here