Pemko Surati Pertamina Pusat

0
475
Gustian Riau
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam mengungkapkan jika kesan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), karena distribusi yang dilakukan tidak bersamaan.

BATAM – Pertamina disebutkan memiliki ketebatasan dalam ketersediaan armada untuk mengangkut BBM jenis solar. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau mengatakan, hal itu diketahui dari rapat yang digelar dengan Pertamina. Karena itu, Pemko Batam akan menyurati Pertamina pusat untuk menambah armada agar pendistribusian lancar.

”Kita sudah evaluasi, persoalan yang muncul pembagiannya yang menjadi kendala. Proses pengantaran kesetiap sektor tidak berlangsung bersamaan, karena armada pengantar kurang,” kata Gustian.

Baca Juga :  RDT Gratis untuk Ratusan Santri Batam ke Jawa

Diakui, kebutuhan BBM untuk masyarakat memang meningkat dari tahun sebelumnya. Tapi persoalan yang muncul di Pertamina ternyata pendistribusian kepada setiap SPBU, jadi bukan BBM yang langka.

”Kita siapkan rekomendasi untuk Pertamina Pusat, menambah armada,” ujar dia.

Dikatakan, mereka juga meminta agar kartu viocard (berlangganan) dari bus dan truk, dibenahi. ”Selama ini mungkin ada persoalan jaringan sama BRI, hari ini saya akan panggil BNI dan Mandiri. Terkait dengan kerjasama ini. Tiga bank ini nanti bisa mempercepat pelayanan kebutuhan kepada masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Tiap Persimpangan Ada CCTv

Disperindag juga akan menempelkan surat larangan mobil yang tidak boleh menerima subsidi ke semua SPBU Kota Batam. Gustian menilai, banyak mobil-mobil mewah yang rela turut mengantre di premium. Sementara Perwako Kota Batam tahun 2014 sudah mengatur, mobil yang tidak boleh menerima subsidi.

”Kewajiban pihak SPBU, hanya menunjukkan gambar. Tak boleh ngobrol,” katanya.

Disperindag juga akan melakukan tera ulang terhadap timbangan di SPBU. Karena selama tera dilakukan pagi, sore sudah berubah lagi.

”Tentu kita akan adakan perbaikan dalam mesinnya. Agar takaran yang dikeluarkan sesuai dengan yang diperuntukkan untuk konsumen,” beber dia.

Baca Juga :  24 Perusahaan Tutup, 1.389 Karyawan Di-PHK

Rapat digelar Disperindag mencari solusi atas persoalan BBM dihadiri perwakilan SPBU dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas). (mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here