Pemko Tak Anggarkan Beasiswa

0
664
SISWA baru SMPN 1 Tanjungpinang yang masih mengenakan seragam SD sedang berada di aula sekolah, belum lama ini. f-tunas/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Para siswa termasuk mahasiswa-siswi Tanjungpinang berharap bakal ada beasiswa dari Pemko Tanjungpinang. Sejak tiga tahun terakhir Pelajar tidak pernah diberi berasiswa oleh Pemko.

Terkait hal ini, Ketua Komisi I DPRD Tanjungpinang, Maskur Tilawahyu mengaku tidak begitu mengetahui alasan Pemko Tanjungpinang yang tidak mengalokasikan.

Sebab pembahan APBD Murni 2018 terkesan singkat, hanya dua hari setelah Ranperda APBD diserahkan esekutif ke legislatif dan disahkan di 30 Nomveber lalu.

”Saya tak begitu tahu apa alasan beasiswa tidak ada, mungkin Dinasnya yang tak bisa menjelaskan ke wali kotanya,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (10/1).

Baca Juga :  20 Siswa Natuna Lolos Universitas Negeri

”Saya menilai, program beasiswa yang paling perlu. Masukkan yang baik tetap akan diberikan. Mudahan nanti dapat dikomunikasikan,” tambahnya.

Dua tahun sebelumnya, Pemko sempat mengalokasikan anggaran beasiswa senilai Rp 1,7 miliar. Alasanya defisit tidak direalsiasikan. Banyak mahasiswa atau siswa yang membutuhkan, terutama membantu uang masuk sekolah atau semester kuliah.

padahal, lebih dari 20 persen dari APBD Pemko setiap tahunnya dialokasikan untuk pendidikan. Terkait hal ini, Kepala Dinas Pendidikan Tanjungpinang, HZ Dadang menuturkan, 85 persen dari total anggaran dinas pendidikan untuk membayar gaji dan tunjangan guru.

Baca Juga :  Jadi Kepsek, Harus Visioner

Sisanya, 15 persen dari total untuk kegiatan dan proses belajar dan mengajar di sekolah. Mulai dari sarana dan prasarana penunjang lainnya. ”Jika APBD memungkinkan kita ingin semua program termasuk beasiswa dilaksanakan, persoalannya keterbatasan anggaran,” paparnya.

Berbeda dengan Bintan yang akan menerapkan Dana BOS Daerah. Ini mulai diberlakukan di 2018, membantu dana operasional sekolah-sekolah yang siswanya sedikit.

Program ini untuk menunjang Dana BOS Pusat yang sudah direalisasikan. Mereka menyadari, di lapangan, sekolah-sekolah kecil masih perlu dibantu. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pendidikan, Bintan, Tamsir kepada Tanjungpinang Pos, belum lama ini. Begitu juga dengan seragam sekolah sudah geratis.(DESI LIZA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here