Pemko Tambah Jadwal Operasi Pasar

0
156
Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali akan menggelar operasi pasar bersama para distributor bahan pokok di Batam. Operasi pasar dilakukan, dengan distribusi sembako sesuai dengan harga modal para distributor tanpa mengambil keuntungan.

BATAM – Sementara untuk distribusi, akan dibantu pegawai Pemko Batam, terutama di tingkat kecamatan dan kelurahan. Operasi pasar ini diungkapkan Wali Kota Batam, HM Rudi, Selasa (7/5), usai rapat dengan para distributor sembako di Batam. Pembahasan dalam rapat itu menjadi rapat dari TPID Kota Batam, untuk menambah jadwal operasi pasar. Namun kali ini disebut bukan sembako murah.

”Bukan sembako murah sebenarnya. Karena tidak ada subsidi. Tapi operasi pasar tanpa untuk untuk pengusaha. Mereka menjual sesuai modal mereka membeli sembako itu. Bazar sembako sesuai modal,” kata Rudi.

Diakui, langkah ini dilakukan karena sebelumnya sudah dilakukan pasar murah atau sebelum Pemilu. Sementara saat bulan puasa, masyarakat berharap ada pasar murah. Namun karena keterbatasan anggara, akhirnya Pemko Batam mencari jalan dengan menggelar pasar tanpa subsidi, tapi pengusaha tanpa untung.

”Ini kegiatan pasar sesuai harga modal. Jadi mereka menjual tak ada untung. Tenaga dan lainnya (biaya angkut) dibantu pemerintah. Jadi kami mensubsidinya dari tenaga. Ini saya lakukan untuk menyambut Ramadhan dan Lebaran,” sambung Rudi.

Diakui, untuk bazar sembako ini, mereka akan meng-update data yang berhak menerima/membeli. Update data itu diperlukan karena ada keluhan sebelumnya, yang mendapat sembako murah, ada orang kaya dan lainnya.

”Ada keluhan tidak tepat sasaran, minta Sekda dan Asisten II (Ekbang) untuk mengumpulkan camat untuk bantu distribusi sesuai harga pokok dan tepat sasaran,” harapnya.

Sebelumnya Pemko Batam telah melaksanaan Operasi Pasar TPID, 2 sampai 4 Mei. Kemudian akan dilaksanakan menjelang lebaran, 30 Mei-1 Juni 2019. Di antara waktu itu, akan dilakukan operasi pasar tanpa subsidi tapi tanpa mengambil untung. ”Di antara kekosongan ini, operasi pasar dilaksanakan,” beber Rudi.

Diakui, dalam rapat, para distributor setuju semua dan mendukung kegiatan ini terlaksana. Bahan pokok yang dijual melalui operasi pasar TPID seperti beras Bulog, gula, daging sapi beku, telut, bawang merah, bawang putih, cabe merah, kentang, sayur, ikan, mentega, tepung, minyak goreng, susu, minuman dan ketupat instan.

”Sembako yang dijual sesuai dengan modal, mereka tidak mendapat untung, karena kita pemerintah juga membantu mereka,” sebut Rudi.

Dari 34 distributor yang terdaftar di Pemko Batam, yang hadir dalam rapat kemarin sebanyak 26 distributor. Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin menyampaikan bahwa akan segera diatur jadwal untuk pelaksanaan operasi pasar dengan melibatkan camat dan lurah.

”Nanti bagian perekonomian akan rapat dulu, setelah itu kita akan kembali bahas bersama dengan camat dan lurah. Sesuai arahan pimpinan agar kegiatan ini benar-benar tepat sasaran,” terangnya.

Selanjutnya untuk jadwal pelaksanaan dan tempat operasi pasar ini menurutnya akan dikoordinasikan dengan camat dan lurah. (MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here