Pemko Tandatangani MoU HKI dengan Kemenkumham Kepri

0
414

Walikota Tanjungpinang H. Syahrul menandatangani nota kesepahaman dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kepulauan Riau terkait Sentra Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Kota Tanjungpinang di Gedung Gonggong, Senin (26/11), lalu.

TANJUNGPINANG – Wako menjelaskan bahwa tujuan dari pembentukan sentra HKI agar mempermudah bagi masyarakat mendaftarkan hasil karya masyarakat.

”Dengan adanya sentra HKI ini semoga dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat khususnya pelayanan intelektual agar lebih efisien dan efektif khususnya di bidang peningkatan pariwisata dan ekonomi kreatif,” ungkapnya.

Selain itu, Syahrul juga menjelaskan bahwa sentra HKI juga akan memberikan manfaat sebagai database pendaftaran HKI menjadi lebih mudah dan efisien untuk UKM yang dibina oleh Kota Tanjungpinang.

”Kita berharap masyarakat yang memiliki suatu karya atau produk dapat mendaftar di sentra HKI ini, khususnya UKM binaan Pemko Tanjungpinang dengan mudah,” lanjut Syahrul.

Kota Tanjungpinang merupakan kota yang pertama membentuk sentra HKI di Kepri. Di dalam sentra HKI ini ada beberapa dinas yang tergabung di dalammnya antara lain Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM serta Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat.

Baca Juga :  Ikan Selar Pemicu Inflasi

Sambung Syahrul, latar belakang pembentukan Sentra HKI karena didasari minat pelaku usaha yang ingin mendaftarkan Hak kekayaan Intelektual (HKI) tetapi terkendala oleh rumitnya prosedur pengurusan dan pembiayaan.

Contohnya, pengurusan merek berdasarkan PP 45 Tahun 2016 tentang Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia biayanya Rp2 juta. Tapi, dengan adanya Sentra HKI pelaku usaha yang dapat rekom OPD terkait mendapat potongan biaya menjadi Rp600 ribu.

Tercatat berdasarkan data tahun 2016-2018 yang berminat mendaftar sebanyak 128 pelaku usaha. Dengan rincian, merek ada 119 pelaku, hak cipta ada 9 pelaku.

Baca Juga :  Raperda Penanggulangan Kebakaran Dibahas

MoU tersebut, sambung dia merupakan terobosan baru dalam pelayanan HKI di Provinsi Kepulauan Riau karena dari 7 kabupaten/kota.

Di Provinsi Kepri untuk pertama kalinya Sentra HKI dibentuk oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang atau menjadi pilot project.

Kata Syahrul, beberapa OPD Pemerintah Kota Tanjungpinang yang tergabung dalam Pelayanan Sentra HKI Tanjungpinang antara lain Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang, Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro Kota Tanjungpinang, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat KotaTanjungpinang.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kepri, Bambang Widodo mengatakan sentra ini akan berperan besar dalam melayani sektor usaha kecil menengah, industri kecil menengah mengajukan permohonan pendaftaran hak kekayaan intelektual dan berbagai inovasi produk olahan yang di hasilkan untuk mendukung bergeraknya roda perekonomian di Tanjungpinang.

Baca Juga :  Tapal Batas Minta Difungsikan

”Dengan adanya sentra ini, kita semua berharap roda perekonomian di Kota Tanjungpinang dapat bergerak dan para pengusaha memiliki inovasi dalam mengolah produk yang berkualitas,” jelasnya.

Bambang berharap hal positif seperti ini dapat terus berlangsung agar sinergisitas yang terus terjalin dapat memberikan manfaat.

”Semoga dapat membawa hal positif untuk Kota Tanjungpinang dan terus bersinergi dalam segala hal agar Tanjungpinang semakin maju,” tutup Bambang.

Sementara itu, manfaat Sentra HKI adalah pusat database HKI dari 4 (empat) OPD Kota Tanjungpinang. Kemudian, pengurusan pendaftaran HKI lebih efektif dan effisien, untuk IKM/ UKM/ Pelaku ekraf yang merupakan binaan Pemerintah Kota Tanjungpinang mendapat pemotongan pembiayaan Pendapatan Negara Bukan Pajak. (ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here