Pemko Terima DAK Rp3 Miliar untuk Beli Kontainer dan Mobil Sampah

0
336
Petugas kebersihan mengangkut sampah pelantar.f-dok/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Pemko Tanjungpinang menerima bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup (LKH) RI. Bantuan tersebut yakni lima unit pengadaan kontainer sampah, dump truk serta cousin truk, masing-masing tiga unit. Dengan anggaran yang diterima senilai Rp3 miliar lebih .

Kepala Bidang Sarana Prasarana (Spras) Disperkim Tanjungpinang, Zulhairi menuturkan, pemerintah menerima bantuan pengadaan peralatan membantu mengatasi sampah dari pusat, bersumber dari DAK melalui Kementerian Lingkungan Hidup (LKH).

”Anggarannya sekitar Rp3 miliar lebih. Dari anggaran ini, sekitar Rp150 juta untuk bak kointaner dan sisanya membeli mobil dump truk dan cousin truk,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (27/2).

Baca Juga :  RBB Kumpulkan Batak se-Tanjungpinang untuk Sosial

Ia menuturkan, mengatasi kebutuhan menampung sampah masih memerlukan tambahan bak kontainer. Meski demikian bantuan dari pusat ini sudah sangat membantu.

Terkait pengadaan tiga mobil dump truk dan cousin truk, menurutnya segera. Menunggu proses lelang bisa dilaksanakan sesuai ketentuan.

”Lelang akan segera dilaksanakan, tapi masih menunggu ketentuan,” ucapnya.

Saat ini, jumlah kontainer sampah yang ada sudah 48 unit. Dengan adanya penambahan 5 unit, maka jumlahnya bertambah menjadi 53 unit.

Untuk diketahui, sekitar 80 persen diantaranya kondisi sudah rusak. Kategori biasa saja, sedang dan bahkan banyak diantaranya yang parah. Hal ini dikarenakan bak kontainer terkena air sehingga mudah berkarat dan keropos.

Baca Juga :  Jalan Lingkar Dilelang

Ia menilai dengan kondisi bak sampah yang rusak, maka pengangkutan sampah tidak maksimal. Bisa jadi ada sampah yang tercecer di jalan.

Adapun jumlah lori pengangkut sampah saat ini milik Pemko sebanyak 18 unit. Jumlah ini masih kurang 7 unit lagi mengingat produksi sampah Tanjungpinang mencapai 400-500 kubik sehari. (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here