Pemko Usulkan Penambahan 622 CPNS

0
431
H Tengku Dahlan

TANJUNGPINANG – Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD dan PSDM) Kota Tanjungpinang mengajukan sekitar 622 penambahan Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS) ke Kemenpan RB. Hal ini dikatakan Kepala BKD PSDM Tanjungpinang, Tengku Dahlan kepada Tanjungpinang Pos, Minggu (4/2) kemarin.

Ia menuturkan, dari jumlah tersebut, sekitar 385 formasi tenaga pendidik, sisanya untuk kesehatan dan berbagai jurusan tersebar di Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tenaga pendidik misalnya, berbagai mata pelajaran, masih kurang, termasuk diantaranya beberapa guru agama.

“Kita masih kekurangan guru berbagai agama, kalau tak salah saya, Pemko ajukan sekitar 60 kuota guru agama. Ini bukan hanya guru agama Islam tapi juga Kristen Protestan, Katolik dan Buddha,” ungkapnya.

Ia menambahkan, jika diizinkan, Pemko merencanakan proses penerimaan CPNS mendatang memprioritaskan tenaga honorer. Prioritas dimaksud terkait beragam. Misalnya mempertimbangkan lama mengajar, usia yang tak dibatasi serta lainnya.

Ia menilai, ada beberapa honor yang mengabdi sudah lama, namun kini usianya lebih dari 35 tahun. Secara syarat administrasi yang ditetapkan aturan Kemenpan RB, ini sudah tidak bisa mendaftar.

“Ini tidak berlaku untuk semua honor, tapi ada klasifikasi aturannya. Misalnya, minimal sudah jadi honor 5 sampai 10 tahun. Ini yang nantinya akan dirumuskan kembali,” paparnya.

Terkait jadwal penerimaan, Tengku Dahlan tidak bisa memastikan. Menunggu informasi dari Kemenpan RB.

Ia mengakui, kini Pemko masih kekurangan ASN, perhitungan kebutuhan sampai 2022 sekitar 1.070 orang. “Ini kebutuhan sampai 2022, kalau sampai 2018 kami hitung sekitar 622 orang. Mudah-mudahan Kemenpan RB menyetujui jumlah pengajuan ini,” terangnya. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here