Pemprov Alokasikan Rp 10 Miliar untuk Bea Siswa

0
830
Arifin Nasir

Lingga – Dinas Pendidikan Provinsi Kepri mengalokasikan anggaran Rp 10 miliar untuk bea siswa siswa sekolah di Kepri. Alokasi anggaran ini dibagi dalam dua program. Yakni program bea siswa di Dinas Pendidikan dan dalam bentuk bantuan sosial yang dikelola instansi terkait.

”Sesuai RPJMD Kepri, tahun 2017, kami akan fokus bersama dalam peningkatan kualitas pendidikan,” kata Kadisdik Kepri, Arifin Nasir usai pelantikan 36 kepala sekolah SMA/SMK dan sekolah luar biasa di Gedung Nasional, Dabo Singkep, Kamis (8/2).

Baca Juga :  Dishub Minta Tambahan Jadwal Roro Jagoh-Tungkal

Menurutnya, berdasarkan peninjauan yang dilakukan, saat ini Kepri masih kekurangan Ruang Kelas Baru (RKB). Ini membuat banyak sekolah yang menerapkan dua gelombang untuk siswa bersekolah.

Gelombang pertama pada pagi hari sesuai jadwal yang sudah disiapkan dan gelombang kedua pada sore hari setelah gelombang pertama selesai proses belajar mengajar

”Ke depannya, hal ini tidak boleh lagi terjadi, karena pemerintah berencana meluncurkan program One Day School. ”Pemenuhan kebutuhan RKB dilakukan secara bertahap sela tiga tahun,” sebutnya.

Untuk program peningkatan mutu, pihaknya akan mengirimkan guru beberpa program kerja dalam peningkatan mutu. Pihaknya akan melakukan pelatihan terhadap guru yang berstatus ASN, GTT dan tenaga honorer di sekolah menengah atau di sekolah luar biasa.

Baca Juga :  Komunitas Sosial Peduli ‘Selamatkan’ Anak Penderita Thalasemia

”Kami akan melajukan verifikasi terhadap 108 guru honor tingkat menengah di Kabupaten Lingga. Dari 108 tenaga jonor ini, 58 di antaranya adalah honorer guru. Untuk guru Disdik Kepri mempersyaratkan minimal honorer yang bersangkutan statusnya Sarjana Penuh (S1).

”Setelah syarat lengkap akan dites wawancara lalu mengikuti tes wawancara,” katanya.(TENGKU)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here