Pemprov Anggarkan Rp130 Miliar untuk Pilkada

0
292
Sekda Tanjungpinang TS Arif Fadillah

DOMPAK – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 mendatang, Pemerintah Provinsi Kepri mengalokasikan anggaran senilai Rp 130 miliar. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, H TS Arif Fadillah di Tanjungpinang, kemarin.

“Untuk pelaksanaan Pilkada sudah kita masukan anggaran sekitar Rp 130 miliar,” ujar Arif kepada wartawan.

Dikatakannya, anggaran tersebut meliputi pelaksanaan Pilkada mulai dari di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) serta pengamanan Pilkada.

“Kita sudah beberapa kali melaksanakan rapat dengan teman-teman di KPU dan Bawaslu Kepri. Terjadi pengurangan anggaran dari usulan awal,” tegas Sekda.

“Telah disepakati anggarannya. Untuk rinciannya saya lupa, tetapi intinya yang paling penting alokasi anggaran untuk Pengamanan Pilkada sudha dimasukkan di APBD Murni 2020,” tambah Sekda kembali.

Sebelumnya, KPU Kepri mengusulkan anggaran Rp80 miliar lebih untuk persiapan dana pemilihan kepala daerah tersebut. Pemprov Kepri sempat mempertimbangkan penawaran tersebut karena dinilai terlalu berlebihan.

Anggota DPRD Provinsi Kepri Rudy Chua, mengatakan, kebutuhan Pilkada belum dibahas bersama DPRD, meski demikian mungkin sudah dibahas bersama pemerintah melalui OPD terkait.

Politisi Hanura ini menuturkan, jika tahapan Pilkada dimulai September 2019, harusnya di APBD 2019 ini sebagian alokasi sudah dianggarkan sesuai kebutuhan.

”Artinya bila baru diajukan KPU, maka pembahasan paling cepat pada APBD Perubahan atau paling lama di APBD murni 2020,” ujar Rudy kemarin.

Anggota DPRD Kepri lainnya, Iskandarsyah menilai KPU harusnya mengajukan anggaran Pilkada 2020 di tahun 2018 sehingga disahkan di APBD 2019.
”Meski demikian bisa dibahas kembali di APBD Perubahan paling cepat dan di Murni 2020 nantinya,” kata Iskandarsyah.

Dikatakan, KPU sebagai pihak penyelanggara harusnya sudah melaporkan dan mengabarkan kepada Pemprov sebelum 2019 ini.

”Dana yang disiapkan juga tidak sedikit. Dan yang disiapkan bukan hanya KPU, tetapi juga Bawaslu dan Polda. Jadi ini persoalan serius yang harus dibahas segera dicarikan cara agar dana Pilkada bisa disiapkan,” kata Iskandarsyah. (ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here