Pemprov Buka PPLP Tarung Derajat dan Sepakbola

0
461
PENYERAHAN hadiah: Jasman menyerahkan hadiah ke atlet pelajar Kepri yang berprestasi saat lomba lari 10 K, belum lama ini. F-martunas/TANJUNGPINANG POS

Tanjungpinang – Tahun 2017 ini Pemprov Kepri membuka dua cabang Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pelajar (PPLP) yakni PPLP Tarung Derajat dan PPLP Sepakbola.

Jasman, Kabid Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga Pemprov Kepri, mengatakan, PPLP Tarung Derajat pusatnya di Tanjungpinang.

Sedangkan PPLP Sepakbola untuk sementara dipusatkan di Karimun. Kalau Stadion Dompak sudah selesai dibangun, maka PPLP tersebut akan dipusatkan di Dompak.

Selama ini, kata Jasman, Pemprov Kepri sudah membuka 7 cabang PPLP. Namun, PPLP Bola Voli sudah didegradasi karena tak memiliki prestasi.

”Ada dua hal yang terjadi di PPLP Voli. Selain kita degradasi, sedang dilakukan juga rehab gedungnya. Tapi memang belum punya prestasi,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos via ponselnya, Minggu (19/2).

Kini, ada 8 PPLP yang dibentuk Pemprov Kepri. Harusnya ada 9 PPLP, namun PPLP cabang olahraga voli sudah ditutup.

Dijelaskannya, PPLP di Kepri terdiri dari dua jenis yakni PPLP yang dibiayai pemerintah pusat melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga serta PPLP yang dibiayai Pemprov Kepri.

Adapun PPLP yang dibiayai APBD Pemprov Kepri adalah, PPLP Silat yang berpusat di Tanjungpinang, PPLP Dayung yang berpusat di Tanjungpinang, PPLP Taekwondo yang berpusat di Batam.

Kemudian, PPLP Bulutangkis yang berpusat di Batam, PPLP Bola basket di Batam, PPLP Tenis meja, PPLP Tarung Derajat dan PPLP Sepakbola.

Sedangkan PPLP yang dibiayai APBN adalah, PPLP Tinju yang berpusat di Tanjungpinang, PPLP Layar yang yang berpusat di Batam dan PPLP Takraw yang berpusat di Tanjungpinang.
Silat merupakan salah satu PPLP andalan dari Kepri. Hampir setiap digelar Pekan Olahraga Wilayah, atlet pelajar Kepri selalu membawa pulang medali.

Dijelaskannya, PPLP merupakan sarana yang disediakan pemerintah untuk melatih dan menciptakan atlet muda. Olahraga itu, kata Jasman, tidak lahir dengan sendirinya. Namun, olahraga itu diciptakan, dilatih. Tak ada olahragawan yang berprestasi dan dilatih. Meski seseorang punya bakat di salah satu olahraga tertentu, namun tetap harus dilatih baik teknik dan fisik.

Karena itulah, di PPLP inilah seorang pelajar dilatih. Untuk masuk PPLP ini, ada tim teknis khusus yang datang ke sekolah-sekolah untuk melakukan seleksi siapa saja calon atlet yang paling berbakat untuk dibina.

PPLP di Kepri cukup terkenal dan disegani di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PPLP-SKO (Sekolah Khusus Olahraga) se-Indonesia. Belum lama ini, Kepri meraih satu emas dari 5 emas yang diperebutkan di Kejurnas PPLP-SKO di Semarang. Hanya saja, jumlah PPLP di Kepri masih sedikit dibandingkan provinsi lainnya.(MARTUNAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here