Pemprov Segera Rekrut Satpol PP

0
2100
UJI KOMPETENSI: Satpol PP Kepri saat mengikuti uji tertulis uji kompetensi jabatan fungsional Satpol PP Kepri, belum lama ini. f-suhardi/tanjungpinang pos

DOMPAK – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Provinsi Kepri Subandi menyampaikan, dirinya saat ini tengah menyusun draf terkait hasil evaluasinya selama kurang lebih enam memimpin Kasatpol PP Pemprov Kepri.

Salah satu yang menjadi evaluasinya adalah masalah kekurangan personel Dalmas, Propos dan sopir bahkan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) lebih kurang 40 orang lagi yang harus direkrut mulai tahun 2017 ini.

”Satpol PP Provinsi itu tidak ada pasukan Dalmas. Selama enam bulan ini seluruh kegiatan di Satpol PP ini saya evaluasi menyeluruh,” jelasnya di Dompak, Selasa (11/7). Subandi menambahkan, masih banyak kekurangan di sana sini di tubuh Satpol PP Provinsi Kepri yang ada di Provinsi Kepri saat ini.

Baca Juga :  OJK Dorong Revolusi Industri Keuangan di Kawasan Perbatasan

Bahkan menurut dia, hasil evaluasi ini jika ada anggota Satpol PP yang kurang cocok dengan lingkungan kerja mereka saat ini, mungkin tidak ada salahnya mengundurkan dan memilih instansi lain. Karena Subandi saat ini bersungguh-sungguh ingin mengubah citra wibawa Satpol PP Kepri menjadi percontohan bagi keluarga besar Satpol PP yang ada di daerah.

”Kekurangan personel untuk aksi huru hara, penertiban dan lainnya ini, belum sempat disampaikan ke Gubernur. Dalam waktu dekat pasti akan dipaparkan ke Beliau sebagai pejabat pengambil keputusan,” beber mantan pejabat Kabupaten Natuna itu. Sejauh ini dirinya sempat diprotes beberapa anggota DPRD, terkait minimnya tim PPNS sebagai pejabat penegak perda di lingkungan Pemprov saat ini.

Subandi menyadari kelemahan itu, PPNS satpol PP Kepri saat ini baru tersedia dua orang. Hal itu tentu masuk sangat tidak masuk akal untuk mengurus dan mengawasi wilayah se provinsi ini.  ”Jadi saya juga minta supaya Pak Gubernur menyetujui agar ada penambahan lima personel. Sekarang baru ada dua orang,” ujarnya

Baca Juga :  Popda Kepri Digelar di Lingga Juni Mendatang

Diprotes Anak Buah Soal Atribut
Sejumlah pejabat penegak disiplin Satpol PP memprotes kebijakan Subandi yang tidak kurang koordinasi terkait masalah atribut. Salah satu warna mobil Dalmas dan mobil dinas yang dipakai Subandi saat ini.

”Apa yang saya buat itu mengacu Permendagri. Kalau soal warna terserah, Bintan saja warna kuning. Batam hijau lumut. Kalau ada salah tolong tunjukkan mana aturannya,” tegas Subandi. Yang tidak boleh diubah itu logo emblem. Emblem itu harus segi lima, itu di Bintan selama ini ada kesalahan emblemnya kupu-kupu. Emblem kupu-kupu itu khusus untuk Brimob.

Baca Juga :  BRK Dianugerahi The Best Bank in Digital Services

Serta kewenangannya, di Batam saat ini masih pakai model sirih, sementara sirih itu polisi punya kalau Satpol PP itu bentuk opel. Kalau yang lain terserah. Rabu nanti Subandi berencana akan mengumpulkan beberapa petinggi pejabat Satpol PP se Kepri terkait atribut Satpol PP ini. Yang saya tekankan, nanti bahwa Satpol PP ini tidak sama dengan aparat polisi maupun TNI. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here