Pemprov Tak Mau Tunda Pembangunan Stadion Dompak

0
371
DISKUSI STADION: Gubernur Kepri H Nurdin Basirun berdiskusi tentang pembangunan stadion Dompak, bersama Pembina PSTS Rida K Liamsi dan Ketum Teddy Jun Askara (TJA), di lapangan Sulaiman Abdullah, belum lama ini. F-yendi/tanjungpinangpos

DOMPAK – Pemerintah Provinsi Kepri tidak mau menunda lagi, untuk pembangunan stadion Dompak, pada tahun anggaran 2018 nanti. Gubernur Kepri H Nurdin berharap, setelah stadion selesai, Kepri bisa menjadi tuan rumah untuk kompetisi sepak bola di ajang nasional, maupun internasional.

H Nurdin Basirun mendesak pembangunan stadion Dompak ini, karena merasa prihatin dengan kondisi Tanjungpinang sebagai ibu kota Provinsi Kepri, belum memiliki stadion sepak bola yang memadai. Stadion Sulaiman Abdullah, satu-satunya stadion di Tanjungpinang ini, kondisinya lapangan kurang refresentatif. Jika dibenahi, memerlukan dana yang besar bagi Pemko Tanjungpinang.

”Makanya, Dispora Kepri sebagai leading sector pembangunan stadion di Pulau Dompak, harus benar-benar serius. Kita tak ingin lagi menunda pembangunan stadion tersebut,” kata H Nurdin Basirun, baru-baru ini.

Hal ini disampaikan H Nurdin Basirun, karena potensi pemain bola di Tanjungpinang dan sekitarnya cukup bagus dan banyak. Sangat disayangkan, jika potensi sepak bola dan cabor lainnya itu, tidak didukung dengan fasilitas yang memadai.

”Boleh kita lihat sekarang ini, di mana-mana warga Kepri cerita bola. Sampai-sampai saya pun banyak meresmikan turnamen di kampung-kampung. Ini tak lepas dari motivasi dari PSTS Tanjungpinang,” kata Nurdin.

Justru itu, Gubernur Kepri menginginkan, di pusat ibu kota Provinsi Kepri punya stadion yang berkelas, dan berstandar nasional. ”Jadi, kalau kita ingin mengundang tamu dari luar provinsi datang ke Kepri, kita tidak malu. Karena sudah punya lapangan sepak bola yang sudah sangat mendukung nantinya. Kita minta dukungan juga lah dari kawan-kawan di dewan,” harap H Nurdin Basirun. (fre/ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here