Pemprov Usulkan Terima 400 CPNS

0
933
MASUK KERJA: Pegawai Pemprov Kepri mulai masuk kerja perdana usai apel pertama tahun 2018, Selasa (2/1) di Kantor Gubernur Kepri di Dompak. f-suhardi/tanjungpinang pos

DOMPAK- Pemprov Kepri mengusulkan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 ini sekitar 400-an orang kepada Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (KemenpanRB).

Sekdaprov Kepri, TS Arif Fadillah mengatakan, usulan kuota penerimaan CPNS itu sudah lama disampaikan kepada pihak KemenpanRB. Namun, pihak KemenpanRB masih melakukan telaah apakah usulan CPNS itu sudah sesuai dengan beban Pemprov Kepri saat ini.

”Nanti KemenpanRB akan membuat formasi yang dibutuhkan. Kalau itu sudah keluar, kita sudah tahu berapa yang diterima nanti. Namun usulan kita tak sampai 500 orang. Saya lupa data persisnya,” jelas Arif Fadillah di Gedung Kepri Digital Gateway di Jalan Basuki Rahmat, eks Kantor Gubernur, Rabu (3/1).

Arif menambahkan, kebanyakan formasi yang dibutuhkan adalah guru dan tenaga kesehatan. Namun, ada juga jurusan tertentu lainnya yang membutuhkan keahlian. Contohnya planologi.

Sedangkan formasi jurusan yang umum, kemungkinan diterima tidak ada alias nihil. Sesuai arahan KemenpanRB, kata Arif, bahwa CPNS yang akan diterima nanti harus memiliki keahlian. Untuk guru dan tenaga kesehatan, mantan Sekdakab Karimun itu mengatakan, selama ini pegawai di dua bidang tersebut sudah banyak kekurangan.

Apalagi sejak 1 Januari 2017, Pemprov Kepri telah mengambil alih kewenangan SMA sederajat. Secara otomatis, kekurangan guru menjadi tanggung jawab pemprov saat ini. ”Banyak, banyak guru kosong. Makanya kita berdayakan tenaga honor. Nanti kita akan terima juga tenaga kesehatan untuk di daerah pulau,” tambahnya.

Karena itu, Arif mengimbau agar masyarakat Kepri yang ingin menjadi abdi negara agar bersiap-siap. Apabila nanti ada putusan dari KemenpanRB, maka sudah ada persiapan mengikuti ujian.

Arif mengatakan, soal syarat pendaftaran CPNS nanti, dirinya belum tahu. Sebab yang membuat syarat-syarat itu adalah kementerian. ”Apakah harus lulusan akreditasi B, apakah usianya belum 35 tahun, kita belum tahu. Pertanyaan itu belum bisa saja jawab sebelum syarat pendaftaran dikeluarkan kementerian,” tegasnya.

Saat ini, yang menjadi pertanyaan masyarakat adalah apakah syarat penerimaan CPNS nanti makin sulit atau tidak. Jika jurusan lulus kuliah harus akreditasi B minimal, maka mereka yang lulus dengan jurusan akreditasi C jelas tak bisa mendaftar.

Seperti penerimaan CPNS berbagai kementerian/lembaga beberapa bulan lalu, banyak syarat yang ditetapkan sangat memberatkan. Seperti usianya maksimal 30 tahun, harus lulusan akreditasi B dan A. Malah sebagian meminta lulusan dengan IPK cumlaude. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here