Pemuda Hinterland Lingga Demo DPRD Kepri

0
729
DEMO: Forum Pemuda Hinterland demo di Kantor DPRD Kepri untuk mendesak revisi Perda RTRW Kepri terkait tidak dimasukkannya kawasan pertambangan di Lingga, Selasa (12/9). F-SUSANTOTANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – PULUHAN pemuda yang tergabung dalam Forum Pemuda Hinterland Kabupaten Lingga, menggelar aksi demonstrasi di Kantor DPRD Kepri, Selasa (12/9) siang.

Pemuda-pemuda tersebut, mendesak DPRD Kepri untuk dapat merevisi kembali Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kepri. Pantauan di lokasi, pedemo Lingga berdiskusi yang dipimpin langsung oleh pimpinan DPRD Kepri Jumaga Nadeak serta beberapa orang anggota DPRD di Ruang Serba Guna.

Pedemo sempat memanas, dengan keluarnya nada-nada keras terjadi saling tunjuk menunjuk hingga adanya hentakan meja dari salah seorang pedemo. Namun, keadaan ini tidak terjadi lama dan situasi kembali normal kembali yang dijaga oleh sejumlah aparat keamanan.

Baca Juga :  Tiga Kecamatan Belum Terima Raskin

Korlap Forum Pemuda Hinterland Kabupaten Lingga Siswandi mengatakan, Kabupaten Lingga memiliki potensi kekayaan alam yang besar seperti boksit, minyak, emas dan timah. Menurutnya, Kabupaten Lingga merasa dirugikan karena tidak lagi masuk sebagai daerah pertambangan pada Perda RTRW Kepri.

”Tidak masuknya Lingga sebagai daerah pertambangan, maka berdampak pada berkurangnya lapangan pekerjaan dan meningkatnya angka pengangguran di Lingga. Kami berharap, dengan direvisinya Perda RTRW nantinya, dapat membuka lapangan pekerjaan baru dan mendatangkan investor ke Lingga,” kata Siswandi, Selasa (12/9).

Baca Juga :  Pertamina Tak Tahu Pulau Berhala Ada Migas

Lebih lanjut, pihaknya berharap kepada anggota DPRD Kepri Dapil Bintan-Lingga untuk turut serta memperjuangkan aspirasi masyarakat Lingga.
Terlebih, kepada anggota DPRD Kepri yang ikut terlibat dalam Panitia Khusus (Pansus) RTRW, agar memasukkan Kabupaten Lingga sebagai daerah lokasi pertambangan.(SUSANTO)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here