Pemuda Usulkan Posko Bencana Kabupaten

0
199
ANGGOTA Pemuda Pancasila saat berada di posko bencana di Kelurahan Tarempa. F-ISTIMEWA

ANAMBAS – Pemerintah Daerah didesak untuk segera membentuk posko pengaduan dan Bantuan pasca Bencana. Hal itu dilakukan karena sulitnya melaksanakan pendataan dan mendapatkan informasi yang valid yang terjadi di lapangan.

Seperti diketahui beberapa hari terakhir, Kabupaten Anambas tertimpa musibah bencana alam yakni banjir dan puncaknya, Minggu (14/1) lalu. Dimana, banjir besar menyebabkan dua orang tewas pada peristiwa nahas tersebut.

Banjir dan tanah longsor menerjang Tiga Kecamatan, yakni Kecamatan Jemaja dan Kecamatan Siantan serta Kecamatan Palmatak. Arpandi, Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Anambas mengatakan, saat ini posko pendataan korban bencana daerah belum ada.

Posko yang ada saat ini, hanya ada di Kelurahan Tarempa. Arpandi menilai, Dinas Sosial tidak tanggap akan bencana yang terjadi. ”Saat ini kita tidak saling menyalahkan. Namun, yang disayangkan adalah dinas terkait tidak tanggap itu saja,” kata Arpandi Kamis (18/1).

Arpandi mengungkapkan, posko bantuan yang ada saat ini hanya dikelurahan Tarempa. Begitu pula dengan Letung, yang juga terdapat posko. Untuk itu, ia menyarankan agar segera dibentuk posko kabupaten.

”Terpenting sekali saat ini, adalah keberadaan posko kabupaten. Tujuannya, agar data dan bantuan serta pengaduan dapat terakomodir dengan baik,” terang Arpandi.

Ia pun merasa khawatir, kejadian bencana kembali terulang. Untuk itu, penting artinya posko kabupaten agar apa yang terjadi dapat cepat diketahui. ”Musibah terjadi bisa kapan saja, alangkah baiknya kita udah siap penggulanganya,” sebutnya.

Muslim, Ketua Pemuda Muhammadiyah juga menyayangkan hal yang sama. Kejadian telah berlangsung seminggu dan puncaknya pada Minggu (14/1) dan lebih efektif mendirikan posko kabupaten. ”Masyarakat masih was-was dan khawatir akan terjadi kembali,” kata Muslim. (end)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here