Penaga Usulkan Pembangunan Jembatan Senilai Rp 7 Miliar

0
630
WARGA Kampung Belak mandi di depan rumah, saat jalan dilanda banjir air pasang laut, baru-baru ini.F-jendaras/TANJUNGPINANG POS

Penghubung Kampung Belak ke Malay

BINTAN – PEMERINTAH Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan mengusulkan pembangunan jembatan yang menghubungkan antara Kampung Belak dengan Malay, pada saat Musrenbang tahun ini. Jembatan itu dibangun karena kampung ini sering banjir. Dana yang diperlukan sebesar Rp 7 miliar.

Doddi, Plt Kepala Desa Penaga saat dihubungi menjelaskan, perbaikan jalan dan pembangunan jembatan penghubung di Kampung Belak ke Malay itu, merupakan program prioritas pembangunan yang diusulkan pada Musrenbang tahun 2018 ini.

”Tahap pertama, kami akan melakukan perbaikan jembatan dulu. Karena saat ini, kondisi jembatan yang terbuat dari kayu sudah lapuk dan rawan hanyut, saat banjir pasang laut,” sebutnya kepada Tanjungpinang Pos, Senin (22/1).

Baca Juga :  Wabup Dalmasri Lantik Kamabigus STAIN Kepri

Ia menambahkan, tim sedang melakukan pengecekan terhadap rencana pembangunan jembatan tersebut. Biaya yang diperlukan diperkirakan sebesar Rp 7 miliar. Anggaran tersebut meliputi peninggian jalan di sekitar jembatan setinggi 2 meter, dan pembangunan jembatan beton.

”Ya, Rp 7 miliar itu untuk jembatan saja. untuk lanjutan jalan hingga tembus jalan aspal, belum. Karena kami prioritaskan ini, untuk keamanan dan kenyamanan lalu lintas siswa dan warga,” jelasnya.

Soal realisasi usulan pembangunan jembatan tersebut, Doddi memperkirakan, kemungkinan akan dialokasikan pada perubahan APBD tahun 2018 nanti. ”Semoga ini segera terealisasi. Kemungkinan pun akan multi years pengerjaannya,” tambahnya. (JENDARAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here