Penanganan Banjir Ditunggu Warga Tanjungpinang Timur

0
298
KEPALA Bappelitbang Tanjungpinang, Surjadi saat memberikan penjelasan di acara Musrenbang kelurahaan, belum lama ini. F-ISTIMEWA

Musrenbang Tingkat Kecamatan Dimulai

TANJUNGPINANG – Banjir menjadi persoalan yang masih di rasakan masyarakat Tanjungpinang Timur. Hujan sebentar, beberapa titik sudah tergenang air.

Hal ini disampaikan beberapa perwakilan tokoh masyarakat, Ketua RT/RW dalam acara Musyawarah Perencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Tanjungpinang Timur, di Hotel Halim, Senin (29/1) kemarn.

Anggota DPRD Tanjungpinang, dari Dapil Tanjungpinang Timur, Maskur Tilawahyu mengapresiasi, masyarakat yang masih terus menerus menyuarakan perbaikan infrastruktur.

”Pengajuan yang paling banyak itu terkait infrastruktur, di luar hal-hal lain yang juga perlu,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, usai pembukaan acara.

Dicontohkannya, permintaan membuat dan pelebaran drainase. Selain itu, pembangunan jalan lingkungan, PJU dan beberapa lainnya.

Ada juga masyarakat yang meminta bantuan modal usaha, sosial dan lainnya.

”Ekonomi mikro saat ini tidak begitu berkembang, karena tak ada stimulus dari pemerintah. Bahkan dari 500 UKM yang berdiri, kini sudah tak tahu bagaimana nasibnya. Ini perlu diperhatikan kembali,” paparnya.

Ia menilai, pemerintah belum fokus terhadap pengembagan UKM. Kondisi ekonomi seperti saat ini, menurutnya, UKM sangat penting dihidupkan. sehingga pergerakan ekonomi ditengah masyarakat tumbuh.

Sekda Tanjungpinang, Drs Riono MSi yang hadir dalam acara itu, menuturkan, pelaksanaan Musrenbang tingkat Kecamatan dimaksud agar aspirasi-aspirasi dari forum RT/RW dapat ditampung dan dimasukkan dalam rapat kerja OPD. Ini juga, menjadi strategi mengakomodir usulan-usulan masyarakat yang selanjutnya dibahas dalam Musrenbang tingkat Kota Tanjungpinang.

Sementara itu, Camat Tanjungpinang Timur, Yeny Trisia Isabella SSos mengatakan, Musrenbang tingkat kecamatan tahun 2018 merupakan lanjutan dari musrenbang tingkat kelurahan.

Setelah sebelumnya dilaksanakan 8 Januari tingkat kelurahan. ”Mudah-mudahan usulan masyarakat dapat trealisasi semuanya,” papar Yeny.

Dia menambahkan, pencapaian realisasi pembangunan tahun 2017 di Kecamatan Tanjungpinang Timur sekitar 87.5 persen. Ada sekitar 77 kegiatan terealisasi dari 88 kegiatan yang diusulkan.

”Tahun ini, usulan prioritas Kecamatan Tanjungpinang Timur dibagi dalam tiga bidang, yakni bidang infrstruktur, sosial budaya dan ekonomi,” ucapnya.

Sesuai jadwal, hari ini, Selasa (30/1) dilanjutkan Musrenbang di Kecamatan Tanjungpinang Barat, Bukit Bestari dan Kecamatan Tanjungpinang Kota. Dilaksanakan di masing-masing kantor camat .(DESI LIZA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here