Penataan Teluk Keriting Tak Pakai Reklamasi

0
645
Pelantar kayu: Bocah saat melintas di pelantar kayu di kampung Teluk Keriting beberapa waktu lalu. f-suhardi/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Pemprov Kepri kembali membahas rencana penataan kampung Teluk Keriting menjadi kampung wisata. Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Abu Bakar sebagai putra kelahiran Teluk Keriting, ia bertekat akan menata dan mempercantik kawasan Teluk Keriting menjadi kawasan wisata baru di Tanjungpinang.

”Masyarakat tidak ada yang menolak menurut kami. Kan mau dibangun dan ditata. Mau dipercantik tempat tinggal mereka. Jadi jangan dipanas-panaskan seolah-olah rencana ini akan merugikan masyarakat sekitar,” kata Abu Bakar, usai menggelar rapat dengan Sekdprov Kepri dan dinas terkait, di Gedung Daerah, Rabu (5/7) malam.

Baca Juga :  Lelang Proyek Tepilaut Molor

Rapat pembahasan penataan Teluk Keriting juga dihadiri Asisten II Syamsul Bahrum, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Heru Sukmoro, dibantu koordinasi Biro Pembangunan Pemprov Aries Fhariandi. Rencananya mulai pertengahan September 2017 mendatang sampai tahun 2018 akhir, Pemprov akan menata kawasan pemukiman penduduk Teluk Keriting, agar terlihat indah dan jadi kawasan pariwisata baru di ibu kota.

”Sebenarnya ini mimpi Pak Gubernur, kemudian di tindak lanjuti Pak Syamsul Bahrum yang punya tekat besar untuk membangun kawasan itu, tanpa harus direklamasi,” jelas Abu Bakar. Ia memastikan bahwa pembangunan kawasan itu tidak ada penimbulan atau istilah lainnya reklamasi. Melainkan dibangun seperti pelantar, tanpa merusak struktur dan keindahan kawasan itu.

Baca Juga :  Banyak Tak Tercapai Passing Grade

”Saya ini balik kampung, ingin membangun kampung halaman, bukan untuk hal negatif lainnya,” timpal Abu Bakar. Abu sendiri tidak menyebutkan, berapa besar anggaran disedot untuk pembangunan kawasan itu. Karena menurut dia, pejabat Pemprov yang merancang DED sampai dengan julah anggaran yang dibutuhkan itu adalah Syamsul Bahrum. ”Saya memang tahu perencanaanya pembangunan itu dari A sampai Z, tapi masalah lainnya saya kurang tepat menjawab, bisa Pak Syamsul atau Pak Heru-lah biar data anggaranya pas,” timpalnya. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here