Pencari Suaka Asing Dipindahkan ke Bintan

0
642
Hamzah

Hermes Agro Berdayakan untuk Kegiatan Sosial

BINTAN – RATUSAN pencari suaka dari negara asing di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Tanjungpinang, bakal dipindahkan ke Hermes Agro Resort & Convention, tahun 2018 nanti. Sebelum dikirim ke negara penampung, pencari suaka akan diberdayakan untuk kegiatan sosial.

Rudenim Kelas I Tanjungpinang telah bekerja sama dengan Pemkab Bintan, untuk pemindahan pencari suaka tersebut. Pemindahan dilakukan, karena tempat penampungan di Rudenim Tanjungpinang, sudah penuh.

Kepala Rudenim kelas I Tanjungpinang Hamzah menyampaikan, selama 2017 ini, Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) di Tanjungpinang menampung sedikitnya 500 pencari suaka, atau pengungsi dari pelbagai negara. Jumlah tersebut tak sebanding dengan kafasitas ruang yang tersedia saat ini.

Jumlah deteni reguler yang ada saat ini, 7 orang warga negara asing, masing-masing 6 asal Thailand dan 1 dari Vietnam. Sedangkan deteni reguler yang dideportasi di tahun 2017, sebanyak 29 orang masing-masing Kamboja 23 orang, Thailand 5 orang, dan Myanmar 1 orang.

Tak hanya itu, jumlah pencari suaka dan pengungsi serta ruang deteni yang ada saat ini, warga negara Afganistan sebanyak 198 laki-laki dan 7 perempuan, 4 orang diantaranya pencari suaka dan 201 pengungsi. 199 orang dewasa dan 6 masih di bawah umur.

Kemudian warga negara Somalia, 43 laki-laki 7 pencari suaka, 36 pengungsi, 43 dewasa. Sudan 68 laki-laki, 44 pencari suaka, 24 orang pengungsi serta 68 dewasa. Yaman 3 orang laki-laki, 2 pencari suaka, 1 pengungsi, 3 orang dewasa. Pakistan 2 orang laki-laki. 2 pengungsi, 2 orang dewasa. Irak 3 orang laki-laki dan 3 perempuan, 5 pencari suaka, 1 pengungsi, 3 dewasa dan 3 masih di bawah umur. Iran 1 orang laki-laki dewasa, total seluruhnya 328 orang.

Jumlah pencari suaka dan pengungsi di Rudenim saat ini, dipindahkan ke tempat penampungan lainnya. Terdapat warga negara Afganistan laki-laki 49 orang dan perempuan 2 orang, pengungsi 51 orang dan dewasa 51 orang.

Sudan 16 orang laki-laki 12 perempuan. 28 pengungsi 17 orang dewasa dan 11 di bawah umur. Somalia 8 laki-laki pengungsi 8 orang 5 dewasa dan 3 masih di bawah umur. Irak 5 orang laki-laki dan 3 perempuan, pengungsi 8 orang, dewasa 4 serta 4 masih di bawah umur.

Jumlah pencari suaka yang mengungsi di Rudenim yang melaksanakan Asistend Voluntary Return (AVR) terdapat 15 orang. Masing-masing terdiri dari warga negara Iran 1, Bangladesh 3, Afganistan 3, Somalia 3, Sudan 5 orang.

”Nama-nama mereka sudah kami identifikasi, dan kami juga sudah berkoordinasi dengan Pemkab Bintan atas rencana perpidahan lokasi tempat pengungsian yang baru ini,” sebut Hamzah, Selasa lalu.

Manajemen Hermes Agro Resort & Convention Km 25 Toapaya, Alex Sugianto membenarkan rencana pemindahan pencari suaka itu. Menurut Alex, pihaknya turut membantu program pemerintah terhadap penanganan pencari suaka.

”Mayoritas, mereka berasal dari negara Timur Tengah. Kami akan terima mereka,” ujar Alex, Rabu (20/12) kemarin.

Menjelang pencari suaka dikirim ke negara penampung, lanjut Alex, pihak Hermes Agro Resort akan memberdayakannya. Misalnya, mereka akan mengajar mengaji bagi anak-anak di sekitar kawasan Hermes Agro Resort, serta memberikan pelajaran Bahasa Arab.

”Karena ini program pemerintah, kami akan membantu. Kemudian, diberdayakan untuk kegiatan sosial, sampai mereka dikirim ke negara penampung,” jelas Alex Sugianto.(YENDI-SUHARDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here