Pencuri Ikan dan Penyelundup

0
560
Pelabuhan perikanan: Kantor Administrasi Pelabuhan Perikanan terpadu Selat Lampa yang sudah selesai namun belum juga beroperasi. f-hardiansyah/tanjungpinang pos

Syukur Alhamdulillah Perairan laut Kepri terletak pada posisi silang internasional perlintasan kapal2 antar benua. Di samping lewatnya kapal2 dagang termasuk berlimpahnya hasil ikan di laut Kepri. Kedua komoniti ini sering timbul 2 masalah yaitu kapal pencuri ikan dan penyeludupan. Selama ini aturan kita yg dipakai,kapal pencuri ikan diledakkan barang seludupan termasuk beras gula (sembako) dimusnahkan. Sudah saatnya kita/penjabat berpikir jernih,benar,adil dan menguntungkan serta tidak menghancurkan perasaan pelaku kesalahan. Apa itu…? “HUKUM denda…,sesuai dg tingkat kesalahan”.pelaku masing2.
+6281364252006

Ikan Dijarah Nelayan Asing
KENAPA Pencuri ikan dari negara asing ketagihan datang ke laut Kepulauan Riau? Jawabnya karena laut Kepri banyak ikannya dan kurangnya pengawasan di perbatasan perairan wilayah kita. Kalau laut dijaga dg ketat, pencuri ikan itu tidak akan masuk melanggar teritorial kita. Disinilah peran nelayan lokal kita bisa beoperasi di laut seperti nelayan asing punya peralatan canggih terkecuali pakai bom bahan peledak. Jangan takut ikan habis ditangkap di laut karena ikan dalam khazanah(kekayaan) Allah. Kadangkala kita bodoh juga,nelayan lokal disuruh pakai jaring/pancing sedangkan pencuri ikan dibiarkan pakai pukat harimau alat canggih lainya. Sebaiknya pelanggar aturan kita kenakan hukum denda/pajak, agar dapat memasukkan devisa negara kita yg sedang devisit. Hukum yg setimpal perlu diterapkan agar tdk timbul dendam dari negara tetangga,kalau tidak dia bisa saja balas seperti menyandera kapal org kita.
+6281364252006

Mana Pabrik Sardennya, Pak Gub?
MBS.KITA salut kpd Gubkepri Nurdin Basirun atas pengakuannya bahwa Kepri belum memiliki tenaga skill dan peralatan pemanduan kapal2 yg masuk perairan laut Kepri Selat Malaka dan Selat Singapura. Walau pemasukan keuangan daerah itu triliun per tahunnya, namun mata tak biru menilainya sebab Pelindo 1 BUMN juga milik negara kita, katanya. Apakah tidak terpikir oleh bapak di dalam laut Kepri, Natuna khususnya banyak ikan untuk mendirikan tempat pelelangan ikan serta pabrik Ikan Sarden? Termasuk laut Kepri ada Pasir Timah dan Gas Bumi, bisa mengolahnya baru jadi pemimpin hebat.
+6281364252006

 

Tanggapan:
Meski
sudah ada dua dua Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kepri, namun belum ada yang dikelola. Saat ini sudah ada TPI di Kepri yakni di Natuna dan Anambas. Tak satu pun dibangun pemerintah daerah. Dua-duanya dibangun pemerintah pusat.

Potensi tangkapan ikan di wilayah Natuna mencapai 300-an ribu ton per tahun. Ini tentu akan terus digenjot baik itu dari segi aspek tangkapan nelayan maupun aspek budidaya. Potensi tangkapan ikan Natuna terus digenjot karena pengelolaannya langsung dan adanya program khusus dari pemerintah pusat terhadap bantuan alat-alat tanggap. Ini bertujuan untuk meningkatkan hasil tangkapan ikan para nelayan Natuna.

Potensi tangkapan ikan di wilayah Kepri cukup besar dan butuh TPI. Tapi untuk saat ini belum ada usulan dari kabupaten/kota yang meminta pembangunan Tempat pelelangan Ikan baru. Karena di beberapa wilayah seperti Batam, Bintan, Karimun, Tanjungpinang dan Lingga, tangkapan ikan para nelayan setelah sampai di pelabuhan sudah ada toke atau pemilik kapal yang mengambilnya langsung untuk diekspor, tanpa perlu diletakkan di pelelangan.

Kni ada dua TPI di Kepri yakni, TPI yang berada di Antang Anambas, dan kedua TPI yang berada di Selat Lampa Ranai Natuna. Di Antang pengelolaannya belum maksimal, hanya pabrik es yang sudah berjalan. TPI ini merupakan proyek pusat dan telah diserahkan ke provinsi, kini dikelola oleh UPTD Antang dan TPI Selat Lampa Ranai Natuna yang secara keseluruhan dikelola oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Keberadaan TPI merupakan suatu sarana yang sangat dibutuhkan dalam perikanan saat ini. Keberadaan TPI yang ada di Jawa dengan Kepri sangat berbeda. Ini dapat dilihat dari kondisi letak geografisnya, sehingga itu menjadi pembedanya. Di Jawa, TPI merupakan harga mati, karena para nelayan banyak bermukim di darat. Disanalah setiap pengumpul akan membeli ikan. (cr37)

Edy Sofyan
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepri,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here