Pendaftar SMK Perkapalan Membeludak

0
1421
CALON siswa baru SMK 5 Senggarang mendaftar, Rabu (4/7). f-istimewa

Ketika Siswa Tertarik Ingin Jadi Perwira Kapal Pesiar

Gaji puluhan juta sebulan, jalan-jalan ke berbagai negara, itulah pekerjaan seorang perwira kapal pesiar atau kapal tanker. Banyak yang bermimpi ingin jadi perwira atau kapten kapal-kapal mewah seperti itu.

SENGGARANG – JIKA ingin kelak bisa bekerja di kapal, maka pendidikan perkapalan harus diasah dari sekarang. Inilah yang menjadi motivasi seratusan siswa yang memilih mendaftar di SMKN 5 Tanjungpinang Kampung Bugis di Senggarang.

Sekolah ini sempat menerapkan sistem online saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) beberapa hari. Namun, Rabu (4/7) kemarin, pendaftaran di sekolah itu sudah offline atau pendaftaran manual di sekolah itu.

Untuk masuk ke sekolah ini banyak syaratnya. Tinggi badan juga dilihat. Untuk laki-laki minimal 165 Cm dan untuk perempuan 155 Cm. Sekolah ini memiliki dua jurusan yakni Nautika Kapal Niaga serta Teknika Kapal Niaga. Setelah lulus nanti, mereka mendapatkan sertifikat BST, MFA, SAT, SSD dan Buku Pelaut.

Kondisi sekolah masih serba terbatas. Tampak hanya tersedia satu ruangan yang digunakan sebagai ruang kepala sekolah, guru dan Tata usaha (TU). Sedangkan, ruang perpustakaan dan ruang praktik siswa dan musala belum tersedia. Dengan hanya berbekal 3 ruangan, Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau percaya diri membuka PPDB tahun ini.

Sekolah tersebut telah dibangun sejak 2016. Letaknya juga masih sangat jauh dari pusat ibu kota. Namun, jangan salah peminat calon peserta didik yang mendaftar ke sekolah ini sudah melebihi yang ditentukan.

Disdik Kepri tetap optimis, bahwa ke depan sekolah tersebut menjadi salah satu sekolah yang mampu mencetak lulusan siap kerja dan khususnya di kapal niaga. Salah satu panitia, PPDB SMKN 5 Tanjungpinang Maslan menuturkan bahwa sampai aat ini sudah ada lebih dari 140 orang calon peserta didik baru yang mendaftar.

Mereka berasal dari sekolah berbeda yang ada di Kota Tanjungpinang. Sedangkan kuota yang dibutuhkan sekitar 108 orang. Peserta masih harus melewati tahapan seleksi yang sudah diatur panitia PPDB. ”Jumlah pendaftar saat ini sudah melebihi kuota. Mereka masih harus melewati tahapan tes,” terang Maslan saat bersama Tanjungpinang Pos, kemarin.

”Peserta yang akan masuk di sini, diukur melalui tinggi badan, tes psikotes, baca Alquran. Bahkan, tes kecermatan mata, seperti rabun jauh dekat, sampai buta warna,” tambahnya.

Disinggung masalah seragam dan biaya lainnya yang diisukan juga diberlakukan di sekolah itu, Maslan menceritakan, biaya untuk pembangunan tidak ada, hanya saja biaya seragam masing-masing pelajar dipungut Rp3.475.000.

Biaya seragam sebanyak itu, katanya, terdiri dari 7 stel seragam dinas, tas 2 sepatu ada 3. Ditambah dengan, atribut lainnya termasuk kaos kaki. ”Jadi masuk tinggal bawa buku pena saja,” katanya tersenyum.

Sedangkan pungutan SPP sesuai Pergub dan sama dengan sekolah lainnya yakni Rp250 per bulan. Dua program studi yang disiapkan, materi ajar yang didapatkan para siswa, teknik kapal niaga menyiapkan pelajar untuk menjadi perwira mesin kapal niaga seperti cargo, tanker, kapal passenger, kapal ikan, kapal suplai, kapal tugboat.

Juga menyiapkan peserta didik menjadi masinis kapal (third-engineer, second engineer, first ngineer, chief engineers atau electrician). Sementara untuk nautika kapal niaga bertujuan menjadikan pelajar perwira kapal niaga atau nakhoda kapal. Pendaftaran masih terus dibuka, buka dari tanggal 3 sampai 8 Juli, selanjutnya pengumuman akan dilakukan pada tanggal 10 Juli dan tanggal 11 sampai 13 Juli.(SUHARDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here