Pendaftaran Beasiswa Ditutup

0
809

TANJUNGPINANG – Permohonan pendaftaran beasiswa ke Dinas Pendidikan Kepri sudah ditutup, Selasa (17/10) kemarin. Pemerintah Provinsi Kepri, melalui Dinas Pendidikan memplot anggaran beasiswa senilai Rp 5 miliar di APBD 2017 ini. Dari jumlah tersebut, senilai Rp 3 miliar untuk mahasiswa kemitraan dan Rp 2 miliar mahasiswa jalur umum.

Ketua Panitia seleksi beasiswa sekaligus Kepala Sub Bagian Penyelenggaraan Tugas Perbantuan Dinas Pendidikan Kepri, Sumantri Ardi ST menuturkan, pengumuman permohonan beasiswa hanya di buka tujuh hari kerja. Yaitu 9-17 Oktober. ”Sampai hari ini sudah banyak berkas yang kami terima dan seminggu ke depan waktu kami memverifikasi,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, Selasa (17/10).

Terkait waktu pembukaan yang dinilai masyarakat singkat, dituturkannya proposal yang diterima sudah banyak, mulai dari yang masuk tahun lalu hingga sekarang. Dituturkannya, program beasiswa bukan hal baru. Sudah berjalan lama, hanya dua tahun sebelumnya, tidak teralisasi karena defisit anggaran di 2015 dan 2016 lalu.

”Tahun ini melalui dorongan Komisi IV DPRD Kepri, program beasiswa dinilai prioritas dan minta untuk dilaksanakan. Mudah-mudahan dapat meringankan beban para orangtua mahasiswa,” tuturnya.

Terkait besaran, dalam Pergub penyaluran beasiswa tidak dibunyikan. Nilainya nantinya tergantung pada pembahasan tim yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah dan kuota yang masuk.

”Besarannya belum tentu rata seperti tahun-tahun sebelumnya. Yang pasti tidak disetujui pengajuan pembelian labtop dan lainnya barang eletronik lainnya. Kita hitung acuannya utamanya biaya semester dan LSK,” paparnya.

Ia menambahkan, terkait beasiswa pihaknya hanya verifikator, terkait penyaluran anggaran berada di DPPKAD Provinsi Kepri. Ditambahkannya, bagi mahasiswa asal Kepri yang menimba ilmu di luar daerah tak perlu khawatir. Meski berkas belum sampai, bukan berarti tidak diperhitungkan.

Asalkan calon penerima mengirimkan berkas paling lama 17 Oktober, maka tetap diterima. Pihaknya akan akan melihat dari resi pengiriman meskipun sampainya tiga smapai empat hari ke depannya.

Ia mengaku kebanyakan mahasiswa sudah menghubungi pihak Disdik Kepri melalui nomor handphone panitia yang tertera di web terkait hal tersebut. Bahkan pihkanya, meminta yang terkait dapat mengirimkan melalui email yang nantinya dapat diverifikasi sembari menunggu berkas tiba. Antusias mahasiswa membuktikan bahwa program beasiswa menjadi kebutuhan. Serta patut untuk terus dilaksanakan secara berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan.

Selain itu, Ketua Komisi IV DPRD Kperi, Teddy Jun Askara meminta panitia seleksi untuk transparan. Beasiswa diprioritaskan kepada siswa berprestasi sebagai bentuk apresiasi dan tak mampu untuk meringankan beban orangtuanya. ”Prioritas dua jalur itu,” paparnya.

Ia menyarankan agar waktu permohonan diperpanjang, minimal satu minggu kedepan lagi. Ini terkait, beberapa mahasiswa di luar daerah yang perlu mengupulkan berkas. ”Minimal pembukaan dua minggu, jadi mahasiswa di luar daerah sempat mengurus,” paparnya.

Teddy juga menyarankan besaran bantuan beasiswa sama, ini bantuan meringankan bukan membiayai penuh sesuai kebutuhan mahasiswa. “Kita sarankan agar disama ratakan,” tambahnya.(DESI LIZA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here