Pendaftaran SMMPTN Wilayah Barat Diperpanjang

0
193
Calon mahasiswa baru saat mengikuti ujian Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN) UMRAH tahun 2017 lalu di SMK Negeri. F-istimewa/

DOMPAK – Masa pendaftaran online Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN) Wilayah Barat yang sedianya akan berakhir, Selasa (10/7) kemarin diperpanjang hingga Kamis, (12/7) pukul 18.00 WIB.

Perpanjangan ini tertuang dalam Surat Nomor 042/SMMPTN-Barat/2018 yang ditandatangani oleh Ketua Panitia SMM PTN-Barat, Prof. Dr. Ir. Syamsul Rizal, M.Eng yang ditujukan kepada para rektor PTN Penyelenggara SMM PTN Barat, termasuk Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang.

”Perpanjangan ini karena ditemukan banyak calon peserta yang sudah membayar namun belum menuntaskan proses pendaftaran secara permanen,” bunyi surat tersebut. T

erkait hal ini, panitia SMMPTN Barat Universitas Maritim Raja Ali Haji, Budi Primulia menganjurkan, agar calon peserta SMMPTN barat ini segera mengakses laman pendaftaran dan mengikuti proses pendaftaran hingga tuntas.

”Calon peserta seleksi Mandiri agar segera melakukan pendaftaran di laman http://pendaftaran.smmptnbarat.id untuk mendapatkan pin pendaftaran dan ID pembayaran untuk membayar biaya pendaftaran di bank BNI, Mandiri, dan BTN,” ujarnya kemarin.

Bagi Peserta yang pernah mendaftar SBMPTN namun tidak lulus, dapat menggunakan nomor pendaftaran SBMPTN. ”Peserta yang mengikuti SBMPTN 2018, sewaktu mengisi form pendaftaran dapat memasukkan nomor tes SBMPTN 2018 pada kolom yang disediakan di laman terkait,” jelas Budi.

Ujian SMMPTN Barat ini akan dilakukan serentak di Perguruan Tinggi Negeri pelaksana (Pilihan pertama saat pendaftaran) pada tanggal 17 Juli 2018, sedangkan hasil ujian akan diumumkan tanggal 27 Juli 2018 mulai pukul 14.00 WIB dan dapat diakses melalui laman http://pengumuman.smmptnbarat.id.

Universitas Maritim Raja Ali Haji merupakan salah satu universitas termuda di negeri ini yang memiliki nilai strategis bagi wilayah dimana ia bertempat Provinsi Kepri. Tidak cuma bagi Kepri sendiri, namun juga bagi Indonesia di Wilayah Barat. Karena kampus ini terletak di garis depan negeri ini, berhadapan langsung dengan Malaysia dan Singapura dengan lokasi geografis yang saling berdekatan sejak zaman kerajaan Riau-Lingga. UMRAH berdiri sejak tahun 2007 di bawah payung hukum SK Mendiknas No 124/D/O/2007 di Tanjungpinang, Ibu Kota Provinsi Kepri.

UMRAH telah disahkan menjadi universitas negeri pertama Kepri berdasarkan Perpres No.53 tahun 2011 yang lalu. (abh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here