Pendidikan Agama Harus Prioritas

0
40
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun dalam acara Wisuda ke-1 - 30 Juz di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Darul Mukhlasin di Masjid Baitul Rahman, Jl. Sei Jang, Tanjungpinang Selasa (27/11) malam. F-istimewa/humas pemprov kepri

Gubernur Wisuda Tahfidzul 30 Juz

Gubernur Kepulauan Riau H Nurdin Basirun mengatakan, pembangunan bidang keagamaan merupakan prioritas terlebih di kemajuan zaman saat ini yang sangat cepat. Pendidikan keagamaan merupakan benteng terutama kawula muda.

TANJUNPINANG – NURDIN mengatakan, pembangunan di bidang keagamaan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, namun semua elemen berperan dalam menumbuh kembangkannya, orangtua dan para guru ngaji, ustaz juga ustazah.

Ia juga mengaku sangat bangga dengan beragam prestasi yang diraih anak-anak muda di Kepri, salah satunya adalah bidang keagamaan. Karena agama merupakan elemen yang penting yang harus dimiliki sebagai landasan dan pedoman dalam kehidupan.

”Alquran sebagai pedoman hidup harus mampu dibaca, dihafal, dimaknai serta di aplikasikan dengan baik apalagi bagi generasi penerus bangsa,” ujar Nurdin dalam acara Wisuda ke-1 – 30 Juz di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Darul Mukhlasin di Masjid Baitul Rahman, Jl. Sei Jang, Tanjungpinang Selasa (27/11) malam.

”Pemerintah terus mendukung penuh pembangunan di bidang keagamaan, tidak ada arti jika pembangunan fisik yang lancar lagi mewah, jika tidak diiringi dengan pembangunan mental spritiual dan aqidah bagi para Sumber Daya Manusia (SDM) generasi masa depan,” lanjut Nurdin.

Menurut Nurdin, keseimbangan dalam kehidupan sangat penting. Keberhasilan pembangunan di daerah tentu beriringan dengan bagaimana perilaku manusia itu sendiri.

”Alhamdulillah lancarnya pembangunan tentu merupakan restu dan berkah dari Allah, juga karena umatnya pun berada dalam koridor yang benar,” tambah Nurdin lagi.

Apalagi menyongsong masa depan, Nurdin mengatakan bahwa sesaat lagi Indonesia akan memasuki era revolusi industri 4.0 yang mana peran sumber daya manusia yang handal di semua sisi dengan bekal yang cukup sangat dibutuhkan untuk berdiri terdepan dan menjadi pemenang, termasuk bekal agama.

”Ayo kita cetak anak-anak soleh dan soleha di Kepri ini sebagai bekal menyongsong masa depan,” kata Nurdin.

Keberadaan Alquran sebagai pedoman hidup, dikatakan Nurdin jika diterapkan sejak dini oleh anak-anak makna dari Alquran tersebut maka hidup yang akan dijalani akan jauh dari hal-hal yang negatif.

”Jika sejak dini telah paham dan mempertahankan kebersihan hati tentu segala tindak tanduk yang negatif akan jauh dari anak-anak,” tutup Nurdin.

Pembina Yayasan Ponpes Huzrin Hood menyampaikan terimakasih kepada para orangtua yang telah menitipkan anak-anaknya di Ponpes Tahfidzul Qur’an Darul Mukhlasin ini.(MARTUNAS-SUHARDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here