Pendidikan di Pulau Tak Boleh Ketinggalan

0
168
WAKIL Gubernur Kepri H Isdianto menyalami siswa di Masjid Al Mukaromah Pulau Bulang Lintang Kecamatan Bulang Kota Batam, Selasa (2/10) petang. F-istimewa/humas pemprov kepri

BATAM – Wakil Gubernur Kepri H. Isdianto mendukung penuh pengembangan pendidikan di Pulau Bulang Lintang Batam. Karena komitmen pemerintah, pendidikan di Kepri bisa dinikmati secara merata di semua wilayah.

”Kita tidak mau, anak-anak pulau tak bisa mengenyam pendidikan. Tak boleh ketinggalan. Mereka semua harus bersekolah,” kata Isdianto saat acara Pemakaian Kembali Masjid Al Mukaromah Pasca Renovasi Angin Puting Beliung sekaligus Peringatan Tahun Baru Islam 1440 Hijriah di Pulau Bulang Lintang Kecamatan Bulang Kota Batam, Selasa (2/10) petang.

Menurut Isdianto, pengembangan pendidikan oleh Yayasan Al Mukaromah adalah wujud nyata pendidikan di Bulang Lintang bisa maju. Terlebih yayasan ini membawahi pendidikan dari mulai tingkat SD, SMP dan SMA.

Jika ada persoalan dengan pengembangan pendidikan, kata Isdianto, pihak yayasan dipersilahkan berkoordinasi dengan pemerintah kota ataupun pemerintah provinsi.

”Silahkan saja koordinasikan. Kita akan siap bersama-sama dengan Yayasan Al Mukaromah mencari solusi terbaik,” tegasnya.

Ketua Yayasan Al Mukaromah M Damis menjelaskan, sejak berdiri 2004 lalu Yayasan Al Mukaromah berkomitmen ingin melihat Pulau Bulang Lintang memiliki lembaga pendidikan yang memadai.

Dengan adanya lembaga pendidikan, dia yakin anak-anak bisa menikmati pendidikan sebagaimana layaknya di daerah lain.

Meski begitu, lanjutnya, bukan tidak ada tantangan dalam mengembangkan pendidikan di pulau. Karena tenaga pendidik harus didatangkan dari Batam. Siswa di sini juga gratis dan tidak dikenakan biaya.

”Karenanya saya berharap perhatian dan juga bantuan termasuk dari Wagub,” harapnya.

Seperti diketahui, sejak dua tahun lalu Masjid Al Mukaromah terkena musibah angin puting beliung. Namun atas usaha bersama dan juga bantuan dari Pemko Batam, masjid kembali bisa segera direnovasi.

”Warga akhirnya tak butuh waktu lama, untuk bisa kembali menggunakan masjid ini guna beribadah sebagaimana biasanya,” katanya lagi. (ais/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here