Pendidikan & Disiplin Awal Kesuksesan

0
47
WAKIL Gubernur Kepri H Isdianto disambut siswa saat berkunjung ke SMAN 1 di Desa Numbing, Bintan Pesisir, Kamis (8/11) f-istimewa/humas pemprov kepri

Mendapatkan pendidikan yang layak adalah hak bagi seluruh anak bangsa Indonesia, baik yang tinggal di perkotaan maupun di pelosok desa hingga ke pulau-pulau. Pendidikan dan disiplin sangat penting karena inilah awal kesukseskan.

BINTAN – Atas dasar hal tersebut Wakil Gubernur Kepri H. Isdianto didampingi istrinya Hj. Rosmeri dan sejumlah jajaran pejabat Pemprov Kepri turun langsung ke Kecamatan Bintan Pesisir, tepatnya ke SMAN 1 di Desa Numbing, Bintan Pesisir, Kamis (8/11).

Seperti di sekolah-sekolah lain yang telah dikunjungi sebelumnya, di SMAN 1 Bintan Pesisir, Isdianto juga memberikan motivasi kepada para siswa. Terutama agar anak-anak bersemangat dalam belajar guna menggapai impiannya di masa mendatang.

Pendidikan, kata Isdianto merupakan hal yang sangat penting bagi semua orang. Karena awal dari kesuksesan selalu diawali dengan pendidikan yang baik.

”Kalau anak-anak SMAN 1 ini mau jadi orang hebat, dan berguna bagi nusa dan bangsa. Maka kuasailah pendidikan. Termasuk dalam melamar bekerja dan sebagainya, tentu selalu ditanya pendidikan,” kata Isdianto. Isdianto juga minta anak-anak meningkatkan disiplin dalam belajar, serta menjaga salat lima waktu.

”Ingat pesan bapak ya, bahwa hanya orang-orang yang disiplin yang sukses. Maka jagalah disiplin diri. Dan ingat juga bahwa semua orangtua ingin anak-anaknya jadi pintar. Makanya para orang tua semangat menyekolahkan anak-anaknya. Maka jangan kecewakan orangtua,” pesan Isdianto.

Menyngkut keluhan pihak sekolah terkait minimnya sarana dan prasarana sekokah, Wakil Gubernur akan berusaha memasukkannya ke kegiatan 2019. Terutama masalah permintaan lapangan futsal. Sementara untuk yang lainnya disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah yang ada.

Kepala Sekokah SMAN 1 Bintan Pesisir Armaisal mengatakan bahwa cikal bakal keberadaan sekolah SMAN 1 Bintan Pesisir sendiri merupakan suatu upaya dalam menyelamatkan pendidikan anak-anak pulau. Maka dari itu jumlah murid di SMAN 1 hanya sebanyak 81 anak yang merupakan putra dan putri anak-anak nelayan dan masyarakat dari pulau-pulau sekitar.

”Sekolah kami masih sangat minim sarana. Dan Alhamdulillah Wakil Gubernur memahami keberadaan kami dan tahun depan akan di bangun lapangan futsal di sekolah kami. Semoga ini akan membantu menunjang aktivitas di sekokah kami,” kata Armaisal.

Selain itu, Armaisal juga mengeluhkan keterbatasan transportasi bagi pelajar. Baik transportasi darat maupun laut. Isdianto juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan PLTS di sekolah itu.(MARTUNAS-SUHARDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here