Penegakan Hukum di Laut Harus Tegas

0
86
SEKDAPROV Kepri DR TS Arif Fadillah berbincang dengan Kajati Kepri DR Asri Agung usai membuka acara FGD di Hotel CK Tanjungpinang, Rabu (7/11). f-istimewa/humas pemprov kepri

TANJUNGPINANG – Sekdaprov H TS. Arif Fadillah mengatakan, wilayah Kepri yang lebih luas wilayah lautannya dibandingkan daratan merupakan keuntungan sekaligus tantangan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Ada banyak potensi terjadinya pelanggaran di wilayah perairan Provinsi Kepri yang harus ditegakkan dengan tegas dan bermartabat.

”Luas daratan kita hanya 4 persen dan lautan hingga 96 persen. Oleh karena itu diperlukan penegakan hukum di laut yang tegas dan menjunjung tinggi nilai kebenaran,” kata Arif pada acara Focus Group Discussion dengan tema ‘Implementasi dan Implikasi Penegakan Hukum Laut’ di Hotel CK Tanjungpinang, Rabu (7/11).

Hadir pada kesempatan ini Kepala Kanwil Bea dan Cukai Kepri, Wakil Walikota Tanjungpinang Rahma, anggota DPRD Kepri Syarafuddin Aluan, para Asisten Kajati, Kajari Tanjungpinang, Kajari Bintan, Kajari Natuna, Kajari Karimun, Kajari Batam serta para Hakim Pengadilan Tinggi Tanjungpinang.

Arif mengatakan banyak sekali pelanggaran yang terjadi di wilayah laut diantaranya illegal fishing, penyelundupan barang, transaksi narkoba. Semua itu berdampak buruk bagi perkembangan dan pembangunan di Provinsi Kepri.

”Kerja sama dari semua pihak baik dari Angkatan Laut, Polair, Bea dan Cukai, Bakamla dan Kejaksaaan sangat diperlukan untuk meminimalisir dan menekan angka kejahatan di laut kita. Dengan menekan angka kejahatan di laut maka kita bisa makmsimal memanfaatkan kekayaan laut kita untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya lebih lanjut.

Arif berharap Focus Group Discussion (FGD) ini dapat berjalan sebagaimana diharapkan dan dapat menghasilkan keputusan dan kesepakatan yang tentunya akan membawa perubahan yang lebih baik dalam penegakan hukum khususnya di wilayah perairan Kepri.

”Kita berharap hasil dari diskusi ini nantinya bisa diimplementasikan serta diaplikasikan oleh semua aparat yang terlibat dalam penanganan masalah hukum di laut serta sinergi serta koordinasi antar lembaga menjadi lebih baik,” ucapnya.

Sementara itu Kajati Kepri Asri Agung Putra dalam sambutannya sekaligus membuka Focus Group Discussion (FGD) ini mengatakan kegiatan ini sangat penting karena laut yang sangat luas di Kepri membuka terjadinya peluang yang lebih besar untuk terjadinya kejahatan serta pelanggaran. (mas/ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here