Penelitian LIPI & UMRAH Selesai

0
156
REKTOR UMRAH Prof Dr Syafsir Akhlus bersama pihak bank dunia mengikuti seminar hasil penelitian Driven Research Grant (DDRG) dan Reef Health Monitoring (RHM) pekan lalu. F-ISTIMEWA/HUMAS UMRAH

Prof Syafsir Akhlus Minta Project yang Sama Dilanjutkan

Penelitian tentang Demand, Driven Research Grant (DDRG) dan Reef Health Monitoring (RHM) hasil kerja sama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang telah berakhir.

TANJUNGPINANG – REKTOR Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M.Sc secara resmi membuka acara seminar hasil penelitian Demand, Driven Research Grant (DDRG) dan Reef Health Monitoring (RHM) LIPI 2018, Senin (28/1) di CK Hotel & Convention Tanjungpinang.

Seminar hasil DDRG dan RHM tersebut dihadiri oleh beberapa lembaga terkait yakni World Bank, Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Dinas Kelautan dan Perikanan serta Para Peneliti DDRG. Dalam sambutannya Rektor UMRAH Prof. Akhlus mengapresiasi rampungnya penelitian tersebut. Rektor juga menyampaikan harapannya, agar project serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan UMRAH siap menjadi mitra kerjanya.

”Kami (UMRAH) sebagai perguruan tinggi berbasis kemaritiman sangat terbuka, dan siap menjadi mitra kerja jika ada research project serupa dilaksanakan di Kepri ini,” ucap Prof.

Akhlus dalam sambutannya. Setelah pelaksanaan seminar hasil tersebut, agenda dilanjutkan dengan visitasi ke Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan UMRAH. Kegiatan ini dilaksanakan, untuk mengevaluasi kinerja LIPI atas program COREMAP selama tahun 2018. Wakil Dekan II FIKP UMRAH T. Said Raza’i menerangkan, bahwa Agenda visitasi yang dilakukan oleh World Bank meliputi; visitasi kegiatan RHM, pengecekan server LIPI (CRIMIS UMRAH) yang dijalankan di Data Centre UPT Pusat TIK, pengecekan TUK (Tempat Uji Kompetensi), data monitoring kesehatan terumbu karang dan ekosistem terkait, visitasi kegiatan DDGR, serta melakukan visitasi pada area monitoring ekosistem terkait.

”Pemilihan UMRAH Sebagai Lokasi Visitasi World Bank, karena Umrah Merupakan Mitra Terbaik LIPI,” ujar T. Said Raza’i.

Sebelumnya, Pusat Pelatihan Oseanografi (P2O) LIPI dan Tim Perwakilan Bank Dunia mengunjungi Container Data Center (CDC) UPT Pusat TIK UMRAH di Senggarang, Senin (28/1). Kunjungan ini merupakan rangkaian visitasi Bank Dunia pada seminar hasil Demand, Driven Research Grant (DDRG) dan Reef Health Monitoring (RHM) LIPI 2018.

Hal ini, juga dimaksudkan untuk melihat bagaimana server LIPI yang dipasang di Container Data Center dioperasikan. Dalam kunjungan yang dilakukan selepas ashar tersebut, Tim P2O LIPI dan Perwakilan dunia disambut oleh Kasubag Tata Usaha UPT Pusat TIK dan stafstaf UPT Pusat TIK. Rombongan kemudian diarahkan staff TIK, Naufal dan Wingki untuk melihat bagaimana Container Data Center UPT Pusat TIK UMRAH beroperasi.

Sesampainya di Container data Center, Staff UPT Pusat TIK, Adi Pranadipa kemudian menjelaskan kepada perwakilan P2O LIPI dan dua orang perwakilan Bank Dunia bagaimana Container Data Center ini bekerja. Perwakilan Bank Dunia dan P2O LIPI juga cukup apresiatif, dan kagum dengan fasilitas data center yang dimiliki oleh UPT pusat TIK UMRAH. Sebab, ini unik menurut mereka bahkan sempat ditanyakan kepada Adi Pranadipa mengapa berbentuk kontainer.

”Data Center kami ini berbentuk kontainer untuk menyiasati keterbatasan ruangan, karena data center memiliki standar tertentu. Jadi jalan tengahnya container ini yang dipilih. Sepengetahuan kami, data Center berbentuk Container ini baru dua unit di Indonesia, di kami, dan Pusat Teknologi Komunikasi (Pustekom) Kemendikbud,” ujar Adi Pranadipa, ketika menjelaskan kepada Perwakilan P2O LIPI dan perwakilan Bank Dunia. (ADLY ‘BARA’ HANANI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here