Penerapan Rasa Tanggungjawab dalam Diri

0
708
Ega Pujianti

Oleh: Ega Pujianti
Mahasiswi Ilmu Administrasi Negara, FISIP, UMRAH Tanjungpinang

Tanggung jawab adalah salah satu kata yang tidak asing lagi bagi kita. Kata tersebut adalah suatu kata yang harus kita lakukan dalam keadaan bagaimanapun. Bagaimana sikap bertanggungajwab yang sebenarnya dan apakah makna kata tanggung jawab yang sesungguhnya?

Tanggung jawab adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatu. Arti tersebut semestinya sangat mudah untuk dimengerti oleh setiap manusia. Tetapi jika kita di minta untuk melakukannya berdasarkan dengan definisi yang telah di jelaskan tadi tentang tanggung jawab, maka sering kali dan banyak di antara kita sangat sulit untuk melakukannya, merasa sangat berat sekali, bahkan ada orang yang merasa tidak sanggup jika di berikan kepadanya suatu tanggung jawab.

Kebanyakan orang mengelak untuk bertanggung jawab, karena jauh lebih mudah untuk, “menghindari”tanggung jawab, daripada “menerima” tanggung jawab. Oleh karena itu muncullah pribahasa, “lempar batu sembunyi tangan”. Sebuah pribahasa yang mengartikan seseorang yang tidak berani untuk bertanggung jawab atas perbuatannya sendiri, sehingga dia membiarkan orang lain yang menanggung beban tanggung jawabnya.

Baca Juga :  Memperkokoh Toleransi Menjaga Kebhinekaan

Bisa juga diartikan sebagai seorang yang melepaskan tanggung jawabnya, dan mencari “kambing hitam” untuk menyelamatkan dirirnya dari pebuatan yang merugikan orang lain.

Setiap manusia itu memiliki rasa tanggung jawab, dan setiap manusia itu memiliki berbagai macam tanggung jawab. Apapun bentuknya, suatu tanggung jawab itu haruslah dilaksanakan. Bukan hanya untuk kepentingan sendiri tetapi bertanggung jawab juga dapat berpengaruh atas kehidupan dan lingkungan orang lain.

Sebagai suatu contohnya adalah kedua orang tua yang memiliki tanggung jawab bsar atas pertumbuhan anak-anaknya dan atas seluruh kebutuhan anak-anaknya sebelum anak-anaknya tumbuh besar dan bisa bertanggung jawab atas dirinya sendiri.

Tanggung jawab orang tua sangatlah penting karena tumbuhnya seorang anak tergantung pada cara orang tuanya bertanggung jawab atas anak-anaknya. Membesar dengan kasih sayang, memberikan pendidikan, dan khususnya memberikan kebutuhan primer yang layak untuk anak-anaknya.

Bertanggung jawab juga sangat berarti sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban. Sebagai contoh adalah seorang pegawai yang harus memperjuangkan haknya dikantornya yaitu untuk mendapatkan gaji yang layak sesuai yang telah ditetapkan pemerintah. Dan untuk memperoleh gaji yang sesuai tersebut para pegawai harus melaksanakan kewajibannya yaitu bekerja sesuai perintah yang dibuat di kantor.

Baca Juga :  Mengulas Kecilnya Gaji Guru Honorer di Kepri

Kita sebagai manusia harus bersyukur atas kelebihan yang diberikan Tuhan. Jaga semua karunia yang diberikan Tuhan, dan berusaha untuk menjadi orang yang selalu bertanggung jawab atas segala kewajiban yang kita miliki. Karena kalau kita tidak bisa memahami apa arti dari sebuah tanggung jawab, maka sebagaian orang seringkali dalam kehidupannya tersebut sangat menyukai pembelaan terhadap diri sendiri dengan kata-kata “itu bukan salahku!” sudah terlalu banyak waktu orang yang terbuang dengan sia-sia, karena menghabiskan waktunya tersebut dengan menghindari tanggung jawab dengan jalan menjalan menyalahkan orang lain, daripada mau menerima tanggung jawab, dan dengan gagah beraninya menghadapi tantangan apapun yang ada di depannya.

Banya sekali kejadian yang terjadi di negara kita ini, yang disebabkan oleh orang yang tidak memiliki rasa tanggung jawab. Malah sering dimenangkan atau diberikan bantuan berlebihan oleh lingkungannya dengan sangat tidak masuk akal. Sungguh sangat menyedihkan sekali.

Baca Juga :  Siapkan Diri Sambut Ramadan

Dimasa kini. Kita memiliki banyak sekali orang yang mengelak tanggung jawabnya karena mereka ini ingin mendapatkan keuntungan dari sikapnya itu. Dan akhirnya, lepas tanggung jawab begitu saja, itu sering didukung oleh lingkungan dekatnya, teman-temannya, anak buahnya, atasannya, anak kandungnya, bahkan didukung oleh istri atau suaminya. Sebagian orang di lingkungan dekatnya pasti mendukungnya.

Di dunia ini tidak sedikit orang yang meninggalkan tanggung jawabnya. Bisa kita lihat, banyak sekali kasus yang tidak bertanggung jawab yang terjadi di negara ini. Salah satunya adalah kasus pembuangan bayi. Dimana itu merupakan contoh yang sangat tidak pantas untuk ditiru apalagi diperlakukan, itu juga merupakan salah satu halyangbisa menimbulkan rasa kurangnya tanggung jawab orang tua kepada anaknya tersebut. ***

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here