Penerimaan Bea Cukai Masih Kurang Rp28 Miliar

0
469
Oka Ahmad Setiawan

TANJUNGPINANG – Penerimaan bea masuk dan pajak dalam impor Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tanjungpinang masih kurang Rp28 miliar dari target yang telah ditentukan.

Hingga November 2018, baru mendapatkan penerimaan sebesar Rp2,2 triliun dari target sebesar Rp2,48 triliun.

Kepala Seksi Penyuluhan dan informasi Bea cukai Tipe B Tanjungpinang, Oka Ahmad Setiawan mengatakan, penerimaan sebesar Rp2,2 triliun itu terdiri penerimaaan negara yang di kumpulkan dari bea masuk, bea keluar, cukai, PPN Impor dan PPH 22 Impor.

Baca Juga :  30 Rumah di Dompak Terendam Banjir

”Kita tetap optimis target tercapai. Total penerimaan negara yg dikumpulkan oleh Bea Cukai Tanjungpinang sampai dengan November 2018 baru Rp2,2 triliun,” katanya, kemarin.

Oka menyebutkan, di tahun 2018, untuk bea masuk sudah melebihi target yang mana targer awal Rp309,5 miliar, hingga November Rp326,2 miliar atau sudah mencapai 105,4 persen.

”Penerimaan bea masuk terbesar dari impor propane dan butane yang dilakukan Pertamina. Sedangkan bea keluar didapatkan dari ekspor tambang bauksit,” sebutnya.

Sambungnya, sedangkan bea keluar sebesar Rp10,49 miliar, kemudian bea masuk dan pajak dalam rangka impor antara lain Pajak Pertambahan Nilai (PPN) impor sebesar Rp1,7 triliun, Pajak Penghasilan (PPh) impor sebesar Rp189 miliar dan cukai sampai dengan November 2018 Rp446 juta.

Baca Juga :  Besok Kepala OPD Ikut Assessment

”Untuk tahun ini target bea masuk dan pajak dalam impor sebesar Rp2,48 triliun, tapi baru terrealisasi hingga November Rp2,2 triliun,” jelasnya.

Ia targetkan penerimaan bea masuk dan pajak tahun 2018 meningkat. Pada tahun 2017 targetnya hanya Rp1,85 triliun dan tahun 2016 sebesar Rp1,42 triliun dan tahun 2015 sebesar Rp1,82 triliun.

Dia menyampaikan, untuk pencapaian target itu di tahun ini, pihaknya optimis bisa mencapainya hingga akhir tahun. ”Untuk di kantor kita ditargetkan penerimaanya bea masuk dan pajak impor terus meningkat dari tahun belakang,” ujarnya. (ray)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here