Penerimaan CPNS Molor

0
338
Asman Abnur

Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintahan Kota Tanjungpinang dan Kabupaten/Kota di Kepri tahun 2018 hingga kini nampaknya belum ada tanda-tanda.

TANJUNGPINANG – Penerimaan CPNS molor dari rencana awal. Rencana awal, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) akan membuka penerimaan CPNS Juni, lalu. lALU, Ditunda, dengan alasan Juni merupakan tahun politik. Ada 171 daerah menggelar Pilkada Serentak 27 Juni lalu termasuk Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang.

Dijadwalkan ulang akan dibukasetelah Pilkada Serentak. Tapi, lagi-lagi belum ada tanggal kepastiannya hingga saat ini.

Lowongan CPNS ini sudah ditunggu-tunggu masyarakat Tanjungpinang dan masyarakat Kepri umumnya. Masyarakat yang ingin mencoba berkarir sebagai abdi negara, mereka sudah mengurus persyarat penerimaan CPNS secara umum. Mereka sudah mengurus surat keterangan berkelakukan baik dari kepolisian. Membuat kartu kuning dari dinas tenaga kerja setempat.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Tanjungpinang, H Tengku Dahlan menyata kan, pihaknya masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari Menpan-RB. Ia meminta agar masyarakat bersabar menunggu pengumuman penerimaan CPNS tahun ini.

Penerimaan CPNS tetap dibuka tahun ini, sesuai keputusan Menpan-RB dan keputusan dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Coba, tanggalnya saja belum ditentukan dan jumlah kuotanya. Saat ini, BKN saat ini masih menyusun teknis penerimaan CPNS 2018.

Menurutnya, tanda-tanda peneriman CPNS akan dibuka, salah satunya seluruh Kepala Badan Kepengawaian Daerah (BKD) di seluruh Indonesia, sudah ada dipanggil ke kantor BKN RI di Jakarta.

Yang sudah dipanggil oleh BKN yakni, Regional V BKN wilayah Kerja Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat & Maluku.

Sedangkan Regional XII BKN wilayah kerja Kepri, Riau dan Sumatera Barat, masih mengunggu dipanggil. ”Kawan-kawan Kepala BKD yang bekerja di Regional BKN V sudah membahas teknis penerimaan CPNS tahun ini bersama BKN RI. Informasi yang kami terima dari pusat, CPNS tetap buka,” kata Tengku Dahlan.

Sambung dia, Pemko Tanjungpinang telah mengusulkan kuota penerimaan CPNS sebanyak 620. Baik untuk tenaga guru, kesehatan, teknik dan tenaga analis. Namun, BKD Tanjungpinang tetap menunggu kuota resmi dari BKN. Sebab, ada juga informasi yang ia terima, kalau penerimaan CPNS tahun ini, hanya untuk menutupi jumlah PNS yang pensiun. Di Pemko Tanjungpinang dari tahun 2017 sampai tahun ini, ada 97 PNS yang sudah pensiun.

”Kalau dihitung kuota berdasarkan jumlah PNS yang pensiun, berarti kita hanya menerima 97 CPNS saja. Ini belum diputuskan oleh pusat. Masih bahas soal anggaran bersama dengan Menteri Keuangan,” bebernya.

Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur menyatakan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) akan diumumkan secara resmi pada Agustus ini. Namun, masyarakat diminta untuk tetap sabar menanti pengumuman CPNS 2018 tersebut.

”Insya Allah jadi (Agustus). Sabar-sabar,” ujar dia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/8).

Asman mengunggapkan, saat ini pihaknya masih merampungkan formasi CPNS 2018. Hal ini perlu dilakukan secara detail mulai dari profesi hingga lokasi penempatan

”Kan tinggal detailnya. Misalnya guru, tenaga kesehatan penempatannya di mana, sampai sedetail itu,” kata dia.

Selain itu, kata Asman, pihaknya masih terus berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Hal ini berkaitan dengan kebutuhan anggaran untuk seleksi dan gaji serta tunjangan saat mereka sudah resmi menjadi PNS.

”Itu koordinasi saya dengan Menteri Keuangan, ini lagi difinalkan di internal,” tandas dia.

Kepala Bagian Hubungan Media dan Pengaduan Masyarakat BKN, Yudhantoro Bayu W mengatakan, kini BKN telah mengantongi 134 titik lokasi untuk kepentingan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2018. Titik lokasi ini bertambah 44 dari yang sebelumnya berjumlah 90 titik lokasi.

”Ini semata-mata supaya memberikan akses kemudahan bagi para pelamar. Karena jumlah pelamar kan semakin banyak, fasilitas komputer yang harus disiapkan juga semakin banyak. Jadi bertambahnya lokasi ini upaya kami permudah peserta ke tempat ujiannya,” tutur dia di Gedung BKN, Senin kemarin.

Pria yang akrab disapa Bayu ini juga mengatakan, titik lokasi tes ini akan terus bertambah. Hal ini, kata Bayu, agar pelamar tidak kesulitan mencari akses terdekat untuk SKD nanti.

”Indonesia ini kepulauan ya, jadi pasti akan bertambah terus. Tapi memang kita fokus pada provinsi dulu,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan, kemarin, kembali menggelar rapat kedua kalinya soal penerimaan CPNS dengan tim Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CPNS 2018. Rapat dengan tim besar Panselnas di gelar di gedung yang sama, yakni gedung BKN, Cililitan, Jakarta Timur. (ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here