Pengadaan Jadi Terlambat

0
29
Sriwati

Gagal Lelang APK Pemilu

Proses lelang pengadaan Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 Provinsi Kepri terlambat. Karena hanya satu peserta dari perusahaan swasta yang ikut proses lelang tersebut. Dan harga yang ditawarkan terlalu tinggi.

TANJUNGPINNAG – Hal ini disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri, Sriwati kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (7/11).
Secara aturan, kata Sriwati, peserta harus lebih dari satu untuk ikut lelang. Sehingga ada perbandingan harga yang ditawarkan oleh peserta selama lelang berlangsung.
Penawaran harga yang diajukan oleh perusahaan swasta menjadi peserta lelang tidak boleh melebihi nilai pagu paket pengadaan APK Pemilu tahun 2019 Provinsi Kepri. Berdasarkan LPSE KPU RI, nilai pagu paket pengadaan APK Pemilu tahun 2019 Provinsi Kepri sebesar Rp 281.573.000.
”Ini tidak. Yang ikut lelang kemarin, hanya satu perusahaan swasta. Jadi, tidak ada perbandingan harga. Maka dari itu, kita buat proses lelang ulang,” terang dia.
Saat ini, proses lelang pengadaan APK Pemilu tahun 2019 Provinsi Kepri sedang berlangsung. Artinya, pihak KPU sedang menunggu perusahaan swasta mana yang ikut hingga menjadi peserta lelang tersebut. Agar perusahaan swasta bisa langsung cetak APK yang difasilitasi oleh KPU.
”Proses lelang 15 hari. Kita tunggu saja perusahaan mana yang bakal cetak APK tersebut,” sebut dia.
Pantauan awak media ini melalui LPSE KPU RI, sudah ada 15 peserta lelang pengadaan APK Pemilu tahun 2019 Provinsi Kepri.(ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here