Pengaturan Drop Off Dibahas Lagi

0
793
Silaturahmi: Wako Batam HM Rudi bersilaturahmi dengan jajarannya dan masyarakat, ketika menggelar buka puasa bersama, di Batamcenter, Minggu (19/6).f-istimewa/humas

BATAM – Pembahasan Ranperda Penyelenggaraan Parkir Kota Batam oleh Pansus atas perubahan Perda nomor 1/2012 tentang penyelenggaraan dan retribusi parkir, saat ini sudah mendekati final. Namun ada beberapa pasal yang sempat disepakati, bakal dibahas lagi. Diantaranya pasal mengenai drop off.

Sekretaris Pansus Penyelenggaraan Parkir di Kota Batam, Udin P Sihaloho mengatakan, pasal itu mengatur tentang pengguna jasa parkir yang hanya mengantar penumpang, lalu keluar dari lokasi. Agar tidak dikenakan pembayaran pajak, alias gratis.

”Kami dari fraksi PDI Perjuangan, ingin pasal itu dipertahankan. Kami menolak jika pasal itu dicoret/dihapus dari Ranperda yang sudah dibahas lebih dari 3 bulan,” tegas Udin, Minggu (18/6) lalu. Disebutkan, pengelola parkir harusnya lebih dahulu memberikan pelayanan, baru kemudian menerima jasa dari pengelola parkir yang bermitra dengan Pemko Batam.

Baca Juga :  Stok Pangan hingga Lebaran Aman

Diingatkan, selama ini masyarakat merasa terbebani dengan minimnya pelayanan, tapi tetap dikenakan biaya. Selain itu, tidak sebanding dengan target PAD yang bersumber dari sektor ini, baik retribusi maupun pajak parkir.

”Jika pengendara hanya mendrop, tidak pantas untuk dikenakan biaya parkir,” tegas Udin. Diingatkan, prinsip pelayanan itu, diberikan pelayanan dulu bagi pemakai jasa, sebelum pengguna jasa memberikan kewajibannya. Jika pengendara yang tidak mendapat tempat parkir, harusnya tidak membayar.(MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here