Pengelola Sampah Harus Modern dan Bermodal Tebal

0
789

BATAM – Pemerintah Kota Batam, melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Dendi Purnomo mengharuskan para calon pengelola sampah harus menyiapkan enam hal, jika ingin ikut beauty contest. Beauty contest dilakukan, setelah lelang pengelola sampah gagal dilakukan sebelumnya.

Menurut Dendi Purnomo, Senin (4/9), beauty contest akan dilakukan akhir bulan. Ada enam hal yang harus disiapkan dan dilakukan calon investor. Perusahaan harus mempresentasikan teknologi yang akan dijalankan jika nantinya menang dalam beauty contest. ”Teknologi yang akan digunakan harus ditampilkan. Selain itu, harus menyampaikan kemampuan finansial dalam mengelola sampah,” sambungnya.

Selain itu, perlu persentasikan juga, luas lahan yang akan digunakan jika perusahaan peserta akan mengelola sampah ke depan. Selain jangka waktu yang akan dibutuhkan untuk mengelola sampah di Batam serta konsep pengelolaan, agar Batam bebas sampah. ”Tentunya kita minta persentasi terkait tiping fee yang akan diminta. Kita ingin sebelum 2020 sudah bebas sampah,” katanya.

Pemko Batam disebutkan ingin tiping fee yang serendah-rendahnya. Angka diakui, paling tinggi sekitar Rp250 ribu. Sementara sebelumnya, Dendi mengatakan, saat lelang gagal sebelumnya, investor yang tertarik meminta biaya Rp300 ribu per ton. ”Pengelolaan Insenerasi membutuhkan biaya yang tak sedikit. “Mereka minta Rp 300 ribu per ton. Terlalu besar bagi kami. Kita maunya di bawah Rp 200 ribu. Kalau sekarang, Sanitary Landfill, kita hanya Rp 75 ribu,” ungkapnya. Rencananya, akan ada tiga pengelolaan sampah yang akan dipilih Pemko Batam. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here