Pengelolaan PJU di Kota Ranai Minim

0
589
PEMASANGAN PJU di jalan yang dianggap rawan sangat diperlukan.f-hardiansyah/TANJUNGPINANG POS

NATUNA – Setelah pengelolaannya Penerangan Jalan Umum (PJU) berpindah alih dari Dinas Pertambangan dan Energi pindah, ke ranah Pemerintah Provinsi saat ini sekarang langsung ditangani Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Natuna.

Namun, pengelolaan PJU masih meninggalkan bekas dan banyak penerangan yang belum terealisasikan alias minim. Selain itu, ada juga yang sudah rusak dan butuh perbaikan.

Ira warga Kota Ranai menuturkan, sudah sering kali kejadian kecelakaan di daerah batu kapal dan sekitarnya. Hal ini dikarenakan, ketiadaan lampu jalan yang biasa menerangi setiap persimpangan.

Baca Juga :  Rumkit Integritas Siap Melayani Masyarakat

”Sudah lama lampu jalan di daerah Batu Kapal mengalami padam, mungkin lampunya putus. Akibat putus lampu banyak kecelakaan di sini,” kata Ira, saat ditemui, Jumat (2/2).

Ira menjelaskan, bahwa sudah seharusnya pihak pemerintah daerah maupun PLN bisa mengatasi lampu jalan yang sudah mengalami kerusakan. Sebab, dengan adanya penerangan bisa juga meminimalisir kecelakaan di jalan.

”Kalau kita lihat jalan sudah berlubang, ditambah lagi minimnya penerangan jalan yang biasa menerangi. Kita ini masyarakat, hanya bisa berharap harus ada tindakan cepat dari pemerintah maupun PLN untuk mengantisipasinya,” harapnya.

Baca Juga :  Kodim Antisipasi Bahaya Laten Komunis

Manager PLN Rayon Natuna Dwi Ristiono mengatakan, untuk pengelolaan mulai dari perbaikan pemasangan maupun pajak penerangan semuanya itu tanggung jawab pemerintah Daerah.

”Jadi terkait PJU, PJU maupun perbaikannya semua dikelola langsung oleh Pemda setempat. Sedangkan PLN hanya menyediakan energi listriknya saja,” ujar Dwi Ristiono.

Sementara Kepala Dinas PU Kabupaten Natuna Tasrif menjelaskan, untuk pengelolaan dan perawatan PJU di Natuna sekarang sudah dikelola oleh Dinas PU.

”Saat ini untuk pengelolaan terkait PJU, PPJ dan lain sebagainya langsung Dinas PU yang kelola. Namun, untuk saat ini kegiatan pemeliharaan PJU belum dianggarkan di APBD dan kita hanya bisa untuk membayar rekening listrik yang masih menyala,” ungkap Tasrif.

Baca Juga :  KM Bukit Raya Ujicoba Sandar

Keterbatasan lampu jalan sudah menjadi usulan, namun dikarenakan dana APBD Natuna yang mengalami defisit. Sehingga, banyak kegiatan yang perlu menjadi dikaji kembali untuk dilaksanakan karena anggaran terbatas. (hrd)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here