Pengelolaan SWRO Tunggu APBD Perubahan

0
658
Riono MSi

Wali Kota Tanjungpinang H Lis Darmansyah tetap komitmen untuk mengoperasikan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) Batu Hitam.

TANJUNGPINANG – LIS mengatakan, dirinya sudah meneken Peraturan Wali Kota (Perwako) soal pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) SWRO agar orang-orangnya segera dipilih dan dilantik.

”Sudah saya tanda tangani lebih kurang dua bulan lalu. Kita belum bisa mengoperasikan, lantaran nunggu pengesahan APBD Perubahan,” tegas Lis kepada Tanjungpinang Pos, Minggu (4/6) kemarin. Lebih lanjut, dirinya menjelaskan, SWRO tidak mungkin bisa dioperasikan sementara biaya untuk operasionalnya tidak ada sama sekali.

Padahal, proyek pengolahan air laut menjadi air tawar itu saat ini sedang dibidik Kejaksaan Tinggi mengingat sudah lama selesai namun belum juga dioperasikan. Tapi ia tak mempersoalkan apakah proyek impian mendiang HM Sani itu saat ini sedang dibidik aparat penegak hukum.

Menurutnya, Pemko akan terus melakukan pelbagai persiapan, sampai proyek yang sudah menelan anggaran hampir ratusan miliaran itu bisa dimanfaatkan untuk masyarakat Tanjungpinang dan sekitarnya. Belum lama ini, Sekdako Tanjungpinang Riono juga menuturkan bahwa pihaknya justru diminta wali kota untuk terus on the track menyiapkan rencana Perwako tentang pengoperasian SWRO tersebut.

Dengan Perwako itu, mereka bisa menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal, serta menyiapkan pelatihan. Tujuannya agar SWRO itu cepat produksi dan airnya bisa dinikmati masyarakat. Riono sempat menyinggung soal, keterlambatan penyerahan aset SWRO ke Pemko lantaran permasalahannya masih tarik ulur di internal satker dan Pemprov.

Justru, kata dia, Pemko dalam hal ini membantu Satker Air supaya pengelolaannya cepat selesai dan bangunan yang sudah berdiri tegap tersebut tidak dimakan waktu. ”Yang jelas pengelolaannya di kita, Pemko Tanjungpinang,” tutup Riono.(SUHARDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here