Pengembangan Pelabuhan Penagi Terkendala Pendangkalan

0
521
SANDAR: Banyak kapal barang dan penumpang yang bersandar di Pelabuhan Penagi. F-HARDIANSYAH/TANJUNGPINANG POS

Natuna – PEMERINTAH sudah berencana untuk mengembangkan kawasan Pelabuhan Penagi, Ranai. Hanya saja, upaya ini masih terkendala sisi laut yang masih belum mumpuni. Seperti alur laut yang masih perlu adanya pengerukan dan lain sebagainya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Natuna, Iskandar Dj menjelaskan di kawasan pelabuhan itu kini sudah ada pelabuhan konvensional, pelabuhan Roro dan Pelantar Penagi yang akan dikoneksikan ke pelabuhan konvensional utama.

Hal ini untuk menunjang keperluan transportasi masyarakat yang kian hari kian meningkat.

”Kawasan ini memang harus dikembangkan. Dan secara bertahap pengembangannya itu sudah dimulai,” kata Iskandar di ruang kerjanya, kemarin.

Menurutnya, kawasan pelabuhan itu sangat strategis dan vital untuk pembangunan semua sektor yang ada di Natuna. Pelabuhan itu akan menjadi tumpuan ke luar dan masuknya barang dan orang antardaerah. Makanya, sangat perlu sekali adanya perluasan pelabuhan.

”Secara regional, pelabuhan ini memang sangat diperlukan. Pelabuhan ini jadi pelabuhan paling ramai di sini. Ini yang mesti dikembangkan,” ujarnya.

Dikatakannya, sarana yang perlu ditingkatkan di kawasan pelabuhan itu adalah sisi lautnya di antaranya alur pelabuhan yang masih terbilang dangkal dan sempit sehingga kapal-kapal tidak leluasa berpapasan dan kapal-kapal ukuran besar seperti kapal-kapal milik Pelni tak bisa berlayar.

Selain alur, rambu-rambu laut pelabuhan itu juga banyak yang perlu dibenahi karena ada beberapa rambu yang sudah tidak berfungsi sebagaimana layaknya. Hal ini membuat pelayaran khawatir melenceng dari alur.

”Terus rambu-rambunya juga perlu dibenahi. Hal ini penting sebagai penunjuk alur. Makanya sekarang susah juga kapal berlayar karena rambunya ada yang tak berfungsi lagi,” ungkapnya tanpa menyebutkan berapa rambu yang mengalami kerusakan.

Dengan ini, pihaknya juga memprioritaskan sisi laut kawasan pelabuhan itu. Pihaknya sudah mempersiapakan usulan ke pusat agar segera membenahi sisi laut pelabuhan itu.

”Pengerukan dan pembenahan rambu ini harus cepat dilaksanakan karena pengembangan sisi darat harus paralel dengan sisi laut,” tutupnya. (HARDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here