Pengendara Natuna Dinilai Cukup Tertib

0
505
operasi gabungan patuh seligi 2019 kasatlantas Iptu Zubaidah bersama institusi terkait memeriksa kelengkapan pengendara

Natuna (TP) – Operasi Gabungan Patuh Seligi 2019 Polres Natuna mulai dilaksanakan. Melibatkan TNI AD, AL, AU, KPPD dan Dishub Kabupaten Natuna.

Kapolres Natuna, AKBP Nugroho Dwi Karyanto melalui Kasat Lantas Polres Natuna, Iptu Zubaidah menjelaskan, giat operasi tersebut akan dilaksanakan selama 14 hari kedepan, tepatanya mulai 29 Agustus sampai 11 September mendatang.

“Alhamdulillah giat ini berjalan lancar dan kami petugas tidak terlalu repot karena pengendara di Natuna cukup tertib,” kata Iptu Zube di Soekarno – Hatta, Ranai, Jumat (30/8).

Menurutnya, operasi ini untuk melakukan penertiban berkendara dan miminimalisir angka kecelakaan berkendara.

Ia melanjutkan, operasi tersebut menyasar kendaraan bermotor roda dua dan roda empat. Target Operasi Patuh Seligi 2019 diantaranya, pengemudi di bawah umur, pengemudi melawan arus, pengendara bermotor roda dua yang berboncengan lebih dari satu. Pengemudi dan penumpang kendaraan bermotor roda dua yang tidak menggunakan helmet SNI, pengemudi kendaraan bermotor yang mabuk karena narkoba atau miras. Pengendara yang menggunakan handphone saat berkendara, membawa kendaraan melebihi batas kecepatan yang ditentukan, pengemudi kendaraan roda empat atau lebih yang tidak menggunakan sabuk keselamatan (safety belt).

Di hari pertama operasi, petugas berhasil menjaring sejumlah kendaraan yang ditemukan tidak memiliki kelengkapan berkendara.

“Tapi ada juga satu dua yang kami tilang. Itu karena tidak menggunakan helm, sesuai aturan yang berlaku,” paparnya.

Hal Senada disampaikan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Daerah (KPPD) Kabupaten Natuna, Alpiuzzamri. Ia mengatakan, melalui giat ini pihaknya merasa terbantu dengan meningkatnya pemasukan pajak. Ia juga membuka diri untuk membantu masyarakat yang tidak sempat mengurus urusan pajak kendaraannya.

“Lewat operasi ini kami ingin mempermudah masyarakat membayar pajak kendaraan. Bila mereka tidak sempat kita siap membantu dengan cara menguruskannya langsung. Mereka bisa membayar dilokasi operasi,” ujarnya. (hrd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here