Pengendara yang Patuh Diberi Hadiah

0
483
PERSONEL Lantas Polres Bintan berdiri di samping armada, pada apel Operasi Keselamatan Seligi 2018, Kamis (1/3).f-raymon/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – USAI pengamanan perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2569, jajaran Polres Tanjungpinang melaksanakan operasi keselamatan seligi 2018, selama 21 hari mendatang. Pasar Kota Lama di jalan Merdeka dan kawasan pelantar, menjadi bagian daerah operasi ini. Pengendara yang taat diberi imbalan hadiah atau penghargaan (reward).

Operasi ini merupakan upaya dalam menciptakan masyarakat yang peduli, dan patuh akan keamanan, keselamatan serta ketertiban dalam berlalu lintas. Operasi ini digelar serentak seluruh Indonesia.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro mengingatkan, lalu lintas merupakan urat nadi dan merupakan cermin peradaban perekonomian suatu negara. Dengan itu, Kamseltibcar lantas sangat penting didukung oleh stakeholder. Sebagai bentuk tanggung jawab untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap Undang Undang nomor 22/2009 tentang LLAJ, agar terlaksana secara baik.

Baca Juga :  Sepekan, Retribusi Parkir Bincen Rp 2,5 juta

”Sinergitas antarpemangku kepentingan menjadi sangat mendasar, dalam menemukan akar masalah dan solusinya yang diterima dan dijalankan oleh semua pihak. Dalam mewujudkan kamseltibcar lantas, kualitas keselamatan untuk menurunkan fatalitas korban laka lantas, membangun budaya tertib dan peningkatan pelayanan kepada publik,” jelasnya.

Kasat Lantas Polres Tanjungpinang AKP Krisna Yowa Ramadhani menyampaikan, operasi keselamatan 2018 ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Untuk sandi operasi Polda Kepri Operasi, yakni Operasi Keselamatan Seligi 2018.

”Operasi ini akan dilaksanakan selama lebih kurang tiga minggu. Dengan menitik beratkan pada Kamseltibcar Lantas bagi pengendara kendaraan bermotor, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi peraturan lalu lintas di jalan raya,” terangnya.

Baca Juga :  Ayo, Bijak Berlalulintas!

Krisna menjelaskan, daerah-daerah yang merupakan banyak menjadi tempat pelanggaran lalu lintas seperti di Jalan Merdeka, Bintan Centre, Batu Tujuh, Basuki Rahmad dan jalan-jalan raya lainnya.

”Pelanggaran yang sering dilakukakan pengemudi diantaranya melawan arus lalu lintas, berbonceng lebih dari satu orang, dan anak di bawah umur menggunakan kendaraan bermotor,” jelasnya.

Dalam operasi ini, petugas mendahulukan peringatan dari pada pemberian tilang kepada para pelanggaran itu. Karena, operasi simpatik. Sehingga masyarakat yang melanggar diberikan peringatan. ”Bagi masyarakat yang tertib berlalu lintas, maka kita akan berikan reward,” ujarnya.(RAYMON)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here