Penggarap Lahan Waduk Duriangkang Ditertibkan

0
75
TIM Penertiban daerah serapan air dari tanaman petani di wilayah Dam Duriangkang, Batam. F-ISTIMEWA
Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam melakukan penertiban tanaman dan bangunan illegal di daerah tangkapan air, Waduk Duriangkang.

BATAM – Warga membuat daerah serapan air yang masuk hutandung itu digunakan untuk berkebun. Sehingga Ditpam BP Batam melakukan pencabutan tanaman di areal yang dinilai cukup luas.

Kordinator Daerah Tangkapan Air (DTA) Pius Sega beberapa hari lalu mengatakan, DTA Waduk Duriangkang, ada kebun warga yang cukup luas. Di dalam berbagai tanaman yang kemudian ditertibkan Satpol PP.

”Ini dijadikan masyarakat untuk perkebunan. Seperti tumbuhan jeruk nipis, pisang dan lainnya,” ungkap Pius.

Aktivitas berkebun di kawasan ini tentu saja berdampak pada pencemaran lingkungan dikarenakan masyarakat melakukan pembakaran hutan untuk membuat lahan kosong yang akan digunakan untuk berkebun.

”Kita sayangkan ada kebakaran dan eksploitasi lahan di DTA Waduk Duriangkang,” sesalnya.

Menurutnya, hal itu akan menyebabkan terganggunya kelestarian air waduk yang menjadi kebutuhan masyarakat Batam khususnya berada di Muka Kuning.

”Kegiatan penanaman di sini dapat mengakibatkan surutnya air di daerah tangkapan Air Waduk Duriangkang sehingga membuat kelestarian hutan tidak terjaga,” tambahnya.

Penertiban diakui dilakukan menjaga kelestarian hutan dan ketersediaan air baku di kawasan hutan lindung sebagai daerah resapan air pada Waduk Duringkang. Ini merupakan penertiban kegiatan rutin yang dilakukan Ditpam BP Batam.

”Penertiban ini dilakukan untuk mengurangi dampak kerusakan ekosistem dan menjaga kualitas air di DTA waduk Duriangkang. Ingat, ini sumber kebutuhan air baku bagi sebagian besar masyarakat Batam,” kata dia mengingatkan..

DTA Waduk Duriangkang memasok kebutuhan air untuk masyarakat Batam, untuk itu pihaknya sangat membutuhkan peran serta dan kesadaran dari masyarakat dalam menjaga ketersediaan air baku di Kota Batam.(MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here