Pengguna Medsos Harus Bijak

0
391
Teguh Susanto foto bersama dengan pihak guru dan siswa. f-andri/tanjungpinang pos

Diskominfo Sosalisasi UU ITE ke Dua Sekolah

TANJUNGPINANG – Puluhan pelajar SLTA sederajat mengikuti sosalisasi tentang Undang-Undang (UU) Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Sosalisasi yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tanjungpinang berlangsung di dua sekolah, yakni SMAN 1 dan SMKN 1 Tanjungpinang, Selasa (6/3).

”Target kita ke semua SLTA di Kota Tanjungpinang. Baik itu SLTA negeri maupun swasta. Ya, ada sekitar 24 SLTA di Kota Tanjungpinang kita akan melakukan sosialisasi UU ITE,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Informasi dan Saluran Komunikasi Publik dari Dinas Kominfo Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto.

Sambung dia, Diskominfo melakukan sosialisasi tersebut, tidak mau melihat hingga mendengar ada kalangan pelajar di Kota Tanjungpinang telah membuat isu SARA, menyajikan berita hoax hingga menyebarkan berita kebencian di media sosial (medsos) pribadinya. Baik itu medsos seperti instagram, whatsApp, facebook, twitter dan medsos lainnya.

Ia yakin kalangan pelajar di Kota Tanjungpinang sebagian besar memiliki medsos. “Jadi, jangan sampai adek-adek kita ini (anak sekolah, red) tersandung kasus melanggar UU ITE,” terang dia.

Sambung dia, kalau sudah tersandung kasus seperti itu, secara tidak langsung sudah menghambat karir hingga cita-cita yang didampakkannya selama ini. ”UU ITE tidak memandang usia,” ucap dia.

Ia tidak melarang kalangan pelajar memiliki hingga membuat status di medsos pribadinya. Asalkan, kata Teguh kalangan pelajar tersebut memanfaatkan hingga menggunakan medsos pribadinya ke arah yang lebih baik.

”Saring sebelum share (bagikan) berita tersebut. Supaya pengguna medsos tidak melanggar UU ITE. Kalau bisa jangan share berita tersebut. Pasalnya, yang menyebarkan berita itu juga kena hukuman. Apabila berita itu mengandung isu SARA,” sebut dia.

Sementara itu, Wakil Kepala SMAN 1 Tanjungpinang bidang Humas, Sutan Muhammad Isah memberikan apresiasi kepada Diskominfo Kota Tanjungpinang, yang sudah mau menyempatkan melakukan sosalisasi UU ITE.

”Ini perlu sekali. Karena 99 persen anak kita menggunakan hape,” kata Sutan Muhammad Isah disela acara sosalisasi yang berlangsung di Aula SMAN 1 Tanjungpinang.

Sutan mengatakan, pihak sekolah tidak melarang anak didiknya membawa hp. Asalkan anak tersebut mengikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh pihak sekolah. Seperti hidupkan hp pada saat jam pulang sekolah. Supaya memudahkan anak didiknya untuk melakukan komunikasi dengan orangtuanya.

”Jam pelajaran juga kita izinkan. Asalkan atas permintaan guru bersangkutan. Misalkan ada mata pelajaran sosiologi. Guru minta anak muridnya untuk mencari bahan di internet. Jadi, diperbolehkan. Ini tetap kita awasi,” ucap dia.

Ia berharap, orangtua ikut mengawasi anaknya disaat menggunakan hp di rumah. ”Sesekali orangtua mengecek hp anaknya. Jangan hanya guru saja mengawasi anak tersebut. Kita ingin anak pelajar kita berhasil dan bisa membangun daerah ini,” harapnya. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here