Penggunaan APBDes Mesti Terbuka

0
512

BINTAN – Pemerintah desa dituntut untuk transparan menggunakan alokasi dana desa. Seperti halnya Desa Teluksasah yang secara transparan membuat baliho, tentang rincian alokasi dana desa (ADD) dari APBN 2017, dan dana desa (DD) dari APBD 2017 Bintan. Penggunaan APBDes Teluksasah itu pun dipublikasikan di media sosial.

”Kalau mau kritik APBDes kami, silakan,” ujar Erdis Suhendri, Kades Teluksasah, baru-baru ini. Desa Teluksasah melakukan buka-bukaan soal anggaran dana desa yang ia kelola pada tahun 2017. Total ADD dan DD sebesar Rp 2.294.287.775,- tersebut juga diinformasikan melalui media sosial. Tujuannya, agar cepat dan mudah diketahui masyarakat.

Menurut Erdis, pengumuman mengenai dana desa pastinya sudah banyak diumumkan melalui spanduk yang ada di setiap desa di Bintan. Namun pastinya perlu sosialisasi lebih luas lagi agar masyarakat juga dapat mudah mengetahui soal pembangunan di desanya.

”Spanduk sudah kami buat, melalui sosial media, saya laporkan ke Kementerian Desa dan pihak terkait lainnya. Kami buka-bukaan lah soal dana desa ini, agar masyarakat juga turut serta mengawasi pelaksanaannya. Nanti ini, akan kami pertanggungjawabkan dengan atasan, inspektorat, BPK, BPKB dan pihak terkait lainnya,” jelasnya lagi, Rabu (12/7) kemarin.

Ia mengatakan, dengan adanya keterbukaan yang luas beserta rincian alokasi dana desa, maka masyarakat dapat melihat arah kemajuan di Desa Teluksasah. Terutama pembangunan, pembinaan (pemberdayaan) masyarakat. Sehingga, pihak-pihak terkait dan aparatur desa, masyarakat dapat menyampaikan pendapatnya (kritik) soal pembangunan melalui dana desa ini.

”Kalau sudah diumumkan dan dibuka secara luas, masyarakat dapat mengawal bersama program desa. Meski nanti ada pergantian kepala desa. Namun program yang ada akan tetap berjalan,” jelasnya.(JENDARAS-YENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here