Penggunaan Gadget Pada Anak Harus Dikontrol

0
455
FOTO BERSAMA: Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah foto bersama usai membuka seminar parenting dengan tema 'Pola Asuh Anak di Era Digital' di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang, Rabu (20/9). f-istimewa/humas pemprov kepri

DOMPAK – Sekretaris Daerah Provinsi Kepri TS. Arif Fadillah membuka seminar parenting dengan tema ‘Pola Asuh Anak di Era Digital’ di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang, Rabu (20/9).

Seminar parenting ini dilaksanakan oleh DPD GOPTKI (Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-kanak Indonesia) kerja sama dengan sejumlah bank dan menghadirkan narasumber dr. Tri Gunadi, A. Md.OT, s.Psi.

Dalam sambutannya, Sekda yang juga pembina GOPTKI Kepri mengatakan agar utamakan anak dimanja dengan kasih sayang, bukan dengan barang-barang mewah termasuk gadget.

Menurut Sekda anak-anak boleh menggunakan gadget jika sudah berumur layak atau sudah paham baik dan buruknya dari gadget tersebut. ”Kita harus komitmen masalah mendidik anak. Masalah gadget ini juga harus menjadi perhatian penting. Karena ini adalah sebuah kemajuan teknologi di era digital yang tidak bisa kita pungkiri, namun kita sebagai orang tua harus bisa membentengi anak-anak dari pengaruh buruk yang ditimbulkan,” kata Arif.

Mengikuti perkembangan zaman adalah sebuah keharusan, namun lanjut Sekda, harus bisa menyesuaikan diri. Terutama agar memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang positif dan membangun ”Selain gadget banyak lagi teknologi lainnya yang perlu kita batasi untuk anak. Seperti TV, handphone dan sebagainya. Intinya mari kita jaga aset kita, anak-anak kita sebagai generasi di masa depan,” kata Arif.

Ketua DPD GOPTKI Kepri Rismarini Arif Fadillah mengatakan bahwa pendidikan anak harus dimulai sejak dini dan dimulai dari lingkungan keluarga, yakni dari rumah. Lingkungan di sekitar sangat besar pengaruhnya terhadap perkembangan anak. Salah satunya di era digital ini adalah mengenai penggunaan gadget terhadap anak.

”Makanya seminar ini diselenggarakan agar kita semua bisa menjaga anak-anak kita semua dari pengaruh negatif dari gadget. Kita tidak bisa menghindari pesatnya perkembangan teknologi, namun kita harus mampu menyaringnya,” kata Rismarini. Seminar ini dihadiri oleh para guru TK, guru Kelompok Belajar (KB), orang tua dan berbagai elemen masyarakat lainnya. (ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here