Penghasilan PNS Berdasarkan Kerajinan dan Keahlian

0
509
SEKDAPROV Kepri TS Arif Fadillah bersalaman dengan pegawai Pemprov. f-istimewa/humas pemprov kepri

DOMPAK – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) H Nurdin Basirun mulai memberlakukan peraturan Gubernur tentang Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) di Lingkungan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov Kepri mulai Januari 2019.

TKD ini nantinya akan menghasilkan peningkatan kinerja, disiplin, keadilan dan kesejahteraan pegawai, serta peningkatan integritas pegawai. Dengan TKD ini juga akan ketahuan mana pegawai yang malas kerja dan tak punya kemampuan dengan pegawai yang rajin kerja.

Pemberian TKD bagi pegawai ini disesuaikan dengan kelas jabatan dan nilai jabatan yang disusun berdasarkan evaluasi jabatan.

Tentunya, penetapan kelas jabatan dan nilai jabatan ini diberikan dengan mempertimbangkan unsur-unsur klasifikasi jabatan, kompleksitas pelaksanaan kerja, dampak pelaksaan tugas dan tanggung jawab.

”Ya kita berharap ke depan, pegawai ini semakin berpacu, karena apa yang kita kerjakan saat ini, itu adalah ibadah,” sebut Nurdin saat safari Subuh di Tanjungpinang Timur, Jumat kemarin.

Menurut Nurdin, klasifikasi jabatan yang di perhitungkan nanti, meliputi kemampuan kepemimpinan, pemikiran yang luas dan mendalam, pemikiran yang kompleks, kemampuan manejerial, pengawasan, keahlian teknis, keterampilan, pemikiran yang sederhana, serta pekerjaan yang berulang-ulang dan administratif terakhir kekuatan fisik.

”TKD ini diberikan kepada pegawai setiap bulan berdasarkan, prestasi kerja dan perilaku kerja,” sebutnya.

TKD ini bisa berkurang apabila pegawai melakukan cuti, serta sanksi disiplin. Pengurangannya mulai dari 5 persen saampai 50 persen. Sedangkan pegawai yang dijatuhkan sanksi disiplin dikenakan pengurangan besaran TKD meliputi penundaan kenaikan gaji berkala selama satu tahun, dikurangi 5 persen. Penundaan kenaikan pangkat, serta penurunan pangkat setingkat lebih rendah.

TKD ini menurut Pergub yang disampaikan Nurdin, perlaku bagi tenaga guru, pengawas, PTK, di SMA dan SMKN dan SLBN, pejabat fungsional dan calon pejabat fungsional pada rumah sakit.

Sebelumnya Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah mengatakan, masih banyak pegawai Pemprov Kepri yang tidak disiplin bekerja. Namun, penghasilannya sama dengan pegawai yang disiplin bekerja.

Namun, dengan TKD ini, penghasilan pegawai yang rajin dengan yang tidak rajin serta beban kerjanya sedikit, tidak akan sama. Bagi pegawai yang sering bolos kerja dan kerjanya hanya finger print pagi dan sore, maka siap-siap diberi sanksi dan penghasilannya akan berkurang.

Kinerja pegawai masih menjadi sorotan saat ini. Meski penghasilan mereka sudah tinggi, namun kerja masih malas dan pelayanan mereka masih sering dikeluhkan masyarakat. (ais/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here