Penghibah BCB Diberi Penghargaan

0
318
linggam cahaya lingga BERKUNJUNG: Sejumlah turis asal Amerika Serikat mengunjungi Museum Linggam Cahaya Lingga, belum lama ini. f-dok/museum

Rangkaian Kegiatan PPTMA Lingga 2017

Disbud Kabupaten Lingga akan memberikan penghargaan kepada masyarakat yang telah menghibahkan Benda Cagar Budaya (BCB) pada Museum Linggam Cahaya.

LINGGA – Pemberian penghargaan ini akan dilakukan tepat saat pembukaan Pameran Bersama Museum yang dijadwalkan berlangsung 17 November 2017 yang merupakan rangkaian kegiatan dari Perhelatan Pemuliaan Tamadun Melayu Antarbangsa (PPTMA) di Daik Lingga.

”Saat ini kami sedang merancang dalam acara pemberian penghargaan kepada penghibah BCB untuk Museum Linggam Cahaya saat pembukaan Pameran Museum,” ujar Paridah, Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Dinas Kebudayaan Kabupaten Lingga, Selasa (31/10).

Dikatakannya, pemberian penghargaan ini dimaksudkan sebagai motivasi bagi masyarakat lainnya yang memiliki BCB atau yang masih diduga BCB untuk menghibahkan pada Museum Linggam Cahaya.

Saat ini informasi yang mereka peroleh dari masyarakat, masih ada benda peninggalan Kesultanan Lingga yang disimpan masyarakat. Ini yang diharapkan diserahkan ke pengelola Museum Linggam Cahaya.

”Ketersediaan anggaran yang minim memang menjadi persoalan untuk menarik BCB yang masih disimpan masyarakat. Dengan pemberian penghargaan diharapkan menjadi motivasi bagi warga agar mau menghibahkan BCB yang dimilikinya,” ungkapnya.

Berdasarkan data Disbud Lingga tahun 2017 ada 7 warga yang telah menghibahkan BCB ke Museum Linggam Cahaya. Sebelumnya untuk memotivasi warga menghibahkan BCB yang dimiliki, Disbud Lingga membuat kegiatan ‘Gerakan Sayang Benda Cagar Budaya’.

”Artinya dalam gerakan ini masyarakat diberi pengertian bahwa BCB yang akan dihibahkan akan dirawat dengan baik di museum,” sebutnya.

Sementara menyinggung soal pemeran museum pihaknya memberikan tema ‘Pelestarian Warisan Sejarah dan Budaya Melayu yang Bertamadun’. Dengan harapan, pameran ini alat lebih mengenalkan Museum Linggam Cahaya lebih luas ke masyarakat.

”Pameran ini juga memberikan kesempatan untuk penghibah dapat reuni bersama barang yang pernah dihibahkan. Jadi ini gratis, kita tidak pakai pungut biaya untuk masuk mengunjungi museum saat pameran nanti,” imbuhnya.

Sekilas tentang Museum Linggam Cahaya. Letaknya di Daik, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga. Museum ini sangat patut dikunjungi. Apalagi bagi mereka yang mempunyai anak usia pelajar atau mahasiswa. Kerajaan Lingga disebut menjadi saksi perjalanan panjang bagi cerita dan sejarah orang Melayu.

Banyak benda zaman dahulu yang tersimpan di Museum Linggam Cahaya. Benda itu adalah koleksi benda dari kerajaan Lingga yang kala masanya berdiri dengan besar dan kuatnya. Benda bersejarah di museum ini sangat dilestarikan dan dijaga agar sampai anak cucu kelak, benda bersejarah ini bisa diperkenalkan ke mereka.

Museum ini sengaja didesain mempesona. Sehingga, setiap pengunjung bisa merasakan dan menikmati pemandangan di museum ini, seperti sebuah wajah yang memperlihatkan adanya kebesaran dari Kepri. Diharapkan dengan adanya museum ini, semua orang bahkan dunia mengetahui sejarah panjang kerajaan Melayu.(TENGKU IRWANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here