Penghulu KUA Tak Datang, Nikah Batal

0
1616

BINTAN – Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Bintan kelimpungan lantaran tidak menghadiri pesta pernikahan warga Bintan, Senin (2/10) sore. Padahal, acara pernikahan dilangsungkan di salah satu resor di Bintan. Namun, sampai acara selesai, tak ada penghulu yang datang. Jadinya, sejoli tersebut tak jadi menikah.

Informasi menghebohkan ini berawal dari postingan akun media sosial Facebook bahwa penghulu dari KUA tak datang di acara pernikahan yang dilakukan di Desa Bintan Buyu Kecamatan Teluk Bintan itu.

Informasi itu lantas berkembang hingga kemana-mana. Informasi yang dihimpun Tanjungpinang Pos, penghulu yang akan memimpin acara yang sakral itu tidak kunjung datang sampai acara resepsi selesai lantas mengikuti bimbingan teknsi (Bimtek) di Hotel Hermes, Bintan.

Meski penghulu tak datang, namun karena undangan sudah berdatangan dan tidak bisa lagi dibatalkan ke pihak pengelola resor, akhirnya pesta resepsi terus berjalan. Kejadian itu lantas membuat penghulu di beberapa Kantor Urusan Agama (KUA) se Bintan kebakaran jenggot. Pasalnya, hampir semua KUA di Bintan Senin kemarin sedang menghadiri acara Bimbingan teknis di Hotel Hermes Bintan.

Baca Juga :  Edy-Rudi Yakinkan PMA Singapura

Hal itu disampaikan langsung Kepala KUA Teluk Bintan, Zainal Fahri yang juga didampingi Kabag Tata Usaha Kemenag Bintan Syafrizal. Menurut Zainal, Senin itu tidak ada agenda menikah calon pengantin (catin).

Kepada wartawan, Zainal menyampaikan kalau memang ada tugas menikahkan catin, tentu dirinya tidak berada di Hermes untuk menghadiri acara lainnya. ”Kami sudah dapat informasi itu, namun tidak ada pemberitahuan di kantor kami sebelumnya,” ujar Zainal.

Penjelasan senada pun disampaikan, Syafrizal. Dirinya sudah mendapati kabar tersebut lewat akun medsos, Selasa (3/10) pagi kemarin. Ia langsung menurunkan tim untuk melacak keberadaan catin tersebut.

Baca Juga :  Tim KPK Amankan Dokumen Perizinan

”Kami sudah dapat informasi itu. Kami sudah tanyain semua KUA se-Bintan. Satu orang pun tidak tahu dengan acara tersebut. Sekarang ini tim internal kami sedang melacak itu,” terangnya.

Lebih lanjut Syafrizal menceritakan, bahwa informasi yang ia himpun, catin yang menikah di Teluk Bintan tersebut berasal dari dua kecamatan berbeda. Mempelai laki-laki dari Tanjunguban dan pihak perempuan dari Bintan Timur.

”Nah dua orang KUA misalnya di Teluk Bintan, serta Bintan Timur Pak Fadhil Muslim, sudah kami tanyakan. Namun tidak ada data catin yang menikah hari itu,” terangnya.

Kejadian itu justru sampai berhembus ke beberapa KUA di wilayah Tanjungpinang. Bahwa di hari yang sama juga beredar kabar ada catin yang menikah sementara KUA di kawasan tempat dilangsungkan acara pernikahan itu, tidak tahu ada acara pernikahan.

Baca Juga :  Ampas Kopi Jadi Sabun Mandi

”Di Batu 7 tempat tinggal saya juga ada informasi catin menikah. Saya dapat informasi dari tetangga, tapi saya sendiri tak tahu kapan akad nikahnya,” ujar Mukhsin menceritakan.

Di kesempatan yang sama, Erizal Abdullah memberikan penegasan khusus kepada para Dai, Ulama yang berani dan dengan sengaja membuat kekacauan, maka akan ada sanksi tegas dari Kemenag.

”Pertama begini, kami sudah MoU dengan pihak kepolisian. Bukan tidak mungkin, akan diproses hukum. Kemudian, kami juga tidak segan-segan mengultimatum mereka yang dengan sengaja melakukan hal itu. Kita akan berikan sanksi tegas kalau memang setelah ditelusuri ketahuan,” tambahnya menegaskan. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here