Pengunjung Dimanjakan di Pantai Kencana

0
450
LOKASI Pembangunan Pantai kencana tahap 1 sudah selesai dan telah penuhi oleh pengunjung setiap harinya.F-ISTIMEWA

Pantai Kecana di Ranai sungguh indah untuk dikunjungi bersama keluarga. Keindahan alam laut, pantai dan kota terpadu menjadi satu pada kawasan yang berada di Jalan Protokol Soekarno Hatta itu.

NATUNA – Kawasan pantai yang membentang dari arah utara ke selatan itu, selalu ramai dikunjungi warga Ranai dan sekitarnya. Kawasan tersebut, selalu saja ada didatangi pada setiap setiap waktu tanpa harus menanti hari libur.

Sebab, selain pengunjung menikmati keindahan lamanya. Pantai Kencani menjadi objek warga untuk berolahraga siang hari, serta untuk beristrihat dan berteduh bagi mereka yang telah menempuh perjalanan jauh.

Baca Juga :  Cuaca Normal Harga Ikan Turun Drastis

Di sore hari, warga menikmati aneka permainan bersama anggota keluarganya. Sedangkan di malam hari, tidak sedikit kalangan anak muda dan dewasa mempergunakannya untuk sekedar kongkow-kongkow sambil menikmati jaringan telekomunikasi internet yang lancar.

”Memang pantai ini tak pernah kosong. Karena suasananya bikin betah. Siang malam saya liat ada saja orang datang kemari,” kata Soleh, seorang warga Kecamatan Bunguran Tengah saat beristrihat siang dengan anggota keluarganya di Pantai Kencana, Rabu (20/3).

Ia menyebut, Pantai Kencana bukang hanya nyaman sebagai kawasan hiburan akan tetapi kawasan itu juga aman dari kemungkinan terjadinya tindak kriminal. ”Terus di sini juga aman, kita tak takut ada yang ganggu karena ada pos polisi di sekitar sini,” sambungnya.

Baca Juga :  Pemkab Natuna dan BPJS Kesehatan Teken PKS

Selain keunggulan di atas, kawasan itu juga memiliki keunggulan geografis di mana lokasinya tidak sulit dijangkau dari semua penjuru. Kawasan tersebut berada di Jalan Protokol yang menjadi muka depan kota Ranai. ”Letak lokasinya dekat, dan sambil lewat saja kita bisa menikmati keindahanya,” sambung Soleh.

Namun menurut dia, satu-satunya yang menjadi kekurangan pada kawasan itu adalah sarana dan prasarana yang belum memadai. Bentuknya masih terbilang natural, dan kesan apa adanya.(HARDIANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here