Pengunjung Jangan Macam-macam

0
300
KEPALA Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman Kebersihan dan Pertamanan (Disperkim) Kota Tanjungpinang, Amrialis menunjukkan lampu yang sedang menghiasi jembatan Sungai Carang, pada malam hari. f-istimewa

Jembatan Sungai Carang Bakal Dipasang CCTv

TANJUNGPINANG – DINAS Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman Kebersihan dan Peratamanan (Disperkim) Kota Tanjungpinang segera memasang belasan Closed Circuit Television (CCTv) di jembatan Sungai Carang. Pengunjung jembatan Sungai Carang, jangan mencoba melakukan tindakan yang macam-macam (negatif).

Belasan CCTv itu bakal dipasangan di tempat yang dianggap strategis oleh Disperkim Kota Tanjungpinang. Tujuan dipasang alat pemantau tersebut, untuk mengawasi aktivitas orang yang ada di sekitar jembatan Sungai Carang, maupun di taman sekitar jembatan. Mulai dari pagi hingga malam hari.

”CCTv ini kita aktifkan 24 jam. Agar kita tahu kondisi yang terjadi setiap saat di jembatan Sungai Carang,” kata Kepala Disperkim Kota Tanjungpinang, Amrialis kepada Tanjungpinang Pos, Senin (21/5) kemarin.

Sebelum dipasang, Amrialis mengatakan, ia terlebih dahulu mengusulkan CCTv di APBD Perubahan tahun 2018 ini. Anggaran yang diusulkan sekitar Rp 150 juta. Selain itu, ia akan mengusulkan alat anti petir. Hanya saja, sampai saat ini sedang menghitung anggaran yang dibutuhkan untuk membeli alat anti petir.

Alat anti petir yang akan diusulkan di APBD Perubahan tahun 2018 itu, lanjutnya, bakal dipasang di elemen lampu. Agar lampu yang menghiasi jembatan tidak lagi tersambar petir.

”Baru-baru ini, kan elemen lampu kita rusak dikarenakan disambar petir. Sehingga lampu tidak menyala. Alhamdulillah, sekarang sudah hidup kembali,” terang dia.

Ia berharap, usulan pemasangan CCTv dan anti petir disetujui dalam APBD Perubahan tahun 2018. Agar alat pemantau bisa dipasang, guna mengawasi lampu hias tersebut. Kemudian, untuk menghindari kejadian yang sudah pernah terjadi, yaitu disambar petir pada elemen lampu. Yang menyebabkan lampu tidak bisa menghiasi jembatan, pada malam hari.

”Semoga dipenuhi usulan kita,” harap dia.

Pantauan di lokasi, beberapa malam terakhir, lampu hias sudah menerangi jembatan Sungai Carang. Jembatan Sungai Carang sudah ramai kembali, dikunjungi warga. Terutama pada malam hari. (ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here